Langsung ke konten utama

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri.

Maraknya begal dan pembunuhan.
Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat.

Susahnya cari tanah kuburan.
Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel?

Pembangunan tidak merata.
Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih.

Pelecehen seksual merajalela.
Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama suka pada pertanyaan pertama. Artinya kalau seorang laki2 tertarik sama perempuan, dan dua2nya sama2 suka, ya langsung jadi, nikah. Patokan usia pernikahan juga tidak ada, karena patokan paling tepat soal kapan seseorang bisa menikah adalah setelah mulai menstruasi untuk wanita, dan mimpi basah pada laki2. Tapi teteeeep ngeyel. Harus nikah usia 20an, padahal dari usia belasan mereka begitu gampang terpapar pemandangan merangsang dimana2, ga usa bohong cing, kalian tau kok kalau anak2 kalian sangat gampang tertular gambar2 gituan, apalagi era internet.

Pas udah ada calon eeeeeh, "Temui dulu pamannya!", "Temui dulu kakeknya!", "Rapat adat dulu!", "Kamu satu suku ga boleh nikah!" Ujung2nya si cowok ngehamilin si cewek biar dikasih kawin yang cepet.

Semuanya jadi jadi ribet karena kita ngeyel, ga mau nurut. Jadi, masih mau ngeyel?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.