Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label gigi

Bagaimana cara memilih dokter gigi?

Memilih dokter gigi yang baik itu penting banget untuk kenyamanan dan kesehatan jangka panjang. Berikut beberapa tips praktis supaya kamu bisa menemukan dokter gigi yang tepat: 1. Cek Izin Praktik Pastikan dokter gigi tersebut terdaftar di PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) atau punya STR (Surat Tanda Registrasi) Bisa dicek online dulu sebelum datang. 2. Lihat Reputasi dan Review Cari review di Google Maps, Practo, atau media sosial Lihat komentar pasien sebelumnya tentang kebersihan, keramahan, dan hasil perawatan. 3. Evaluasi Cara Dokter Berkomunikasi Dokter yang baik akan menjelaskan kondisi gigi kamu dengan sabar, jelas, dan tidak terburu-buru Kamu merasa nyaman bertanya dan didengarkan 4. Perhatikan Keahlian Sesuai Kebutuhan Untuk perawatan umum (scaling, tambal, cabut), dokter gigi umum cukup. Tapi untuk ortodonti (behel), bedah mulut, atau estetik, tidak semua dokter gigi bisa melakukannya. 5. Biaya dan Transparansi Dokter yang baik akan memberi estimasi biaya di awal dan me...

Kapan Bayimu Sebaiknya Mulai ke Dokter Gigi?

Kamu baru saja memperhatikan gigi pertama anakmu mencuat keluar dari gusinya. Apakah itu berarti saatnya untuk membawanya ke dokter gigi? Bisa jadi Tidak semua ahli sepakat soal kapan sebaiknya pertama kali ke dokter gigi. Tetapi American Academy of Pediatric Dentistry merekomendasikan bahwa kunjungan dokter gigi pertama dilakukan ketika gigi pertama anak itu muncul, biasanya antara usia enam bulan sampai satu tahun. Kunjungan dokter gigi pertama biasanya sangat sederhana, terdiri dari pemeriksaan untuk pertumbuhan dan perkembangan gigi normal, pemeriksaan gigi berlubang, dan banyak informasi untuk keluarga tentang pencegahan gigi berlubang. Ini termasuk informasi tentang diet dan nutrisi, penggunaan pasta gigi berfluoridasi, dan mencegah bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dari orang tua ke anak. Lapisan fluoride dapat diaplikasikan pada gigi anak untuk mencegah gigi berlubang. Pada kunjungan ini, dokter gigi akan menjelaskan teknik menyikat gigi dan flossing yang tepa...

11 Tanda Sudah Waktunya ke Dokter Gigi

Meskipun tidak semua orang suka pergi ke dokter gigi, kamu melakukannya untuk kesehatan gigimu sendiri. Tetapi beberapa orang hanya pergi ketika gigi sudah terasa sakit dan bahkan ketika giginya harus dicabut. Jika kamu mengalami rasa sakit apa pun di mulut, sering sakit kepala, atau memiliki rasa tidak enak di mulut, ini semua bisa menjadi tanda bahwa kamu perlu pergi ke dokter gigi sesegera mungkin. Meskipun kamu menunda-nunda, tubuhmu mungkin sudah memberi tahu  bahwa kamu harus pergi sekarang juga,  dan bahkan kamu mungkin tidak memperhatikan tanda-tanda peringatannya. Indikator yang dapat menjadi tanda bahwa kamu harus segera ke dokter gigi. 1. Gigimu sensitif terhadap makanan panas, dingin, atau bergula Jika kamu memerhatikan kepekaan terhadap makanan dingin, panas, atau bergulamu meningkat, itu bisa berarti gigimu berlubang. Tetapi kepekaan ini juga bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih serius. Sangat sering, pasien datang dan mereka memiliki sensitivitas ek...

6 Penyebab Nyeri Rahang yang Harus Diperhatikan

Jika kamu terbangun dengan rahang kaku atau merasakan sakit ketika mengunyah dan menguap, perlu diperhatikan. Nyeri rahang dapat disebabkan oleh berbagai hal, dari tekanan sinus hingga saraf yang berhubungan dengan rongga mulut, juga disfungsi sendi temporomandibular (TMJ). Masalah rahang memiliki koneksi yang dapat dipicu dari aktivitas mulut apa pun, seperti mengunyah, mengisap, atau menyikat gigi. Ketidaksesuaian rahang atas dan bawah juga dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan. Ada banyak perawatan yang dapat membantu mengatasi sakit rahang, sebagian besar melibatkan perawatan gigi. Langkah pertama tenth saja kamu harus menemui dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya. 1. Gangguan Sendi Rahang (temporomandibulardisorder TMD) Gangguan sendi rahang yang bernama temporomandibular, juga dikenal sebagai TMJ, memengaruhi sendi yang menghubungkan tulang rahang ke tengkorak. Ini adalah salah satu penyebab nyeri rahang yang ditandai dengan rasa nyeri dan terganjalnya gerak...

Kunjungan ke Dokter Ini Secara teratur Dapat Membantu Anda Mencegah Pneumonia

Dokter itu bukan dokter umum langganan Anda. Menemui dokter gigi Anda dua kali dalam setahun dapat menurunkan kemungkinan terkena infeksi pernapasan. Bau mulut dan gigi kuning seharusnya menjadi kekhawatiran Anda paling  tidak untuk rutin mengunjungi dokter gigi dua kali dalam setahun untuk membersihkan gigi. Penelitian menunjukkan bahwa kunjungan rutin ke dokter gigi Anda tidak hanya menjaga gigi dan gusi tetap sehat, tetapi juga dapat menurunkan risiko pneumonia, penyakit yang membunuh hampir 50.000 orang di seluruh dunia setiap tahunnya. Dalam sebuah penelitian baru yang dipresentasikan di IDWeek 2016, sebuah konferensi ilmiah tahunan tentang penyakit menular, peneliti memeriksa data dari Survei Panel Expediture Medis 2013, yang menanyakan pasien tentang perawatan gigi, biaya, dan kepuasan perawatan gigi secara keseluruhan. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa hanya sekitar 1,7 persen dari yang rutin ke dokter gigi memiliki pneumonia. Sementara mereka yang tidak pe...