Ada yang agak aneh dalam komentar2 yang bermunculan di media massa berkaitan dengan jumlah tenaga kesehatan di Indonesia yang dikatakan tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Jumlah dokter dan dokter gigi dikatakan terlalu sedikit.
Tiba2 muncul komentar dari salah satu menteri saat itu yang akan menggenjot jumlah dokter dan dokter gigi. Aneh, emangnya dokter dan dokter gigi itu diproduksi dalam bentuk saset di pabrik, bisa seenaknya digenjot produksinya. Padahal nanti kalau ada dugaan malpraktek, yang disalahkan juga sistem pendidikan dokter dan dokter gigi juga.
Lingkaran setan memang, setannya ya pemerintah yang senang betul mengadu domba dokter/dokter gigi dan masyarakat demi perolehan suara di pilkada atau pemilu.
Tiba2 muncul komentar dari salah satu menteri saat itu yang akan menggenjot jumlah dokter dan dokter gigi. Aneh, emangnya dokter dan dokter gigi itu diproduksi dalam bentuk saset di pabrik, bisa seenaknya digenjot produksinya. Padahal nanti kalau ada dugaan malpraktek, yang disalahkan juga sistem pendidikan dokter dan dokter gigi juga.
Lingkaran setan memang, setannya ya pemerintah yang senang betul mengadu domba dokter/dokter gigi dan masyarakat demi perolehan suara di pilkada atau pemilu.
Komentar
Posting Komentar