Makin banyak wanita yang petantang petenteng dengan dalih emansipasi atau feminisme. Perempuan bisa melakukan apa yang pria lakukan. Sedangkal itulah pandangan mereka tentang kesetaraan pria dan wanita.
Izinkan saya menjelaskan kesetaraan menurut pandangan saya. Wanita dan Pria tidak sama. Tidak akan pernah sama. Tidak ada wanita yang bisa mengalahkan Christiano Ronaldo atau Lionel Messi dalam bermain bola. Tidak ada juga wanita yang bisa mengKO Pacquiao. Kalau ada wanita yang tersinggung dg klaim saya ini, silakan buktikan sendiri. Saya malah senang bisa menyaksikannya jika itu terjadi.
Makanya laki2 memberi ruang yang berbeda antara perempuan dan laki2 dalam olahraga. Karena wanita tak akan bisa mengimbangi pria. Lalu bagaimana bisa setara?
Menurut saya kesetaraan berarti "sama penting". Wanita tidak akan bisa menaklukan pria sebagaimana bayangan dangkal orang2 barat. Sampai kiamat pun. Tapi wanita bisa menundukan pria untuk mengikuti kemauannya dalam bentuk yang Matahari pernah lakukan, spionase. Wanita juga bisa menaklukan pria dalam empati terhadap anak. Wanita juga bisa mengalahkan pria dalam kelembutan dan kasih sayang.
Pria yang ditinggal mati istrinya akan merana lebih parah ketimbang istri yang ditinggal mati suaminya. Artinya peran, sekali lagi peranlah yang setara. Bahwa tanpa ada wanita, pria tak sempurna. Tanpa ada istri, suami tak berarti. Cinta yang bertepuk sebelah tangan tidaklah nikmat.
Wanita tidak harus "menyerang" pria dalam bidang pekerjaan misalnya. Masuklah, tapi kalau niat anda untuk "menginvasi" saya cuma ingin bertanya : YAKIIIIIN?
Burung tidak akan bisa melawan singa terbaik. Saya beri tambahan kata terbaik karena di sebuah video digambarkan bagaimana seorang cewek mengerjai cowok2 bermain bola. Tapi mereka cowok2 biasa. Kalau Christiano Ronaldo yang dilawan?
Demikian juga singa tidak akan bisa mengejar burung di atas sana.
Masing2 diciptakan Allah bukan untuk saling menaklukan. Tapi justru untuk menjalankan peran masing2 di dunia.
Izinkan saya menjelaskan kesetaraan menurut pandangan saya. Wanita dan Pria tidak sama. Tidak akan pernah sama. Tidak ada wanita yang bisa mengalahkan Christiano Ronaldo atau Lionel Messi dalam bermain bola. Tidak ada juga wanita yang bisa mengKO Pacquiao. Kalau ada wanita yang tersinggung dg klaim saya ini, silakan buktikan sendiri. Saya malah senang bisa menyaksikannya jika itu terjadi.
Makanya laki2 memberi ruang yang berbeda antara perempuan dan laki2 dalam olahraga. Karena wanita tak akan bisa mengimbangi pria. Lalu bagaimana bisa setara?
Menurut saya kesetaraan berarti "sama penting". Wanita tidak akan bisa menaklukan pria sebagaimana bayangan dangkal orang2 barat. Sampai kiamat pun. Tapi wanita bisa menundukan pria untuk mengikuti kemauannya dalam bentuk yang Matahari pernah lakukan, spionase. Wanita juga bisa menaklukan pria dalam empati terhadap anak. Wanita juga bisa mengalahkan pria dalam kelembutan dan kasih sayang.
Pria yang ditinggal mati istrinya akan merana lebih parah ketimbang istri yang ditinggal mati suaminya. Artinya peran, sekali lagi peranlah yang setara. Bahwa tanpa ada wanita, pria tak sempurna. Tanpa ada istri, suami tak berarti. Cinta yang bertepuk sebelah tangan tidaklah nikmat.
Wanita tidak harus "menyerang" pria dalam bidang pekerjaan misalnya. Masuklah, tapi kalau niat anda untuk "menginvasi" saya cuma ingin bertanya : YAKIIIIIN?
Burung tidak akan bisa melawan singa terbaik. Saya beri tambahan kata terbaik karena di sebuah video digambarkan bagaimana seorang cewek mengerjai cowok2 bermain bola. Tapi mereka cowok2 biasa. Kalau Christiano Ronaldo yang dilawan?
Demikian juga singa tidak akan bisa mengejar burung di atas sana.
Masing2 diciptakan Allah bukan untuk saling menaklukan. Tapi justru untuk menjalankan peran masing2 di dunia.
Komentar
Posting Komentar