Langsung ke konten utama

Yang Namanya Amal Itu Kayak Gini Lho Koh!

Penyembah Ahok pada masa kampanye dulu menuduh setiap muslim adalah koruptor, padahal nyatanya etnis yang korupsinya terbesar, bahkan sampai kabur ke luar negeri itu....you know lah. Agama yang suka korup? Ya silakan buka data kpk, nanti juga malu sendiri penyembah2 Ahok.

Sempat juga penyembah Ahok membanggakan diri dan agamanya lewat "memaafkan" pembunuh, tapi "proses hukum harus tetap berjalan". Alias si pembunuh anaknya harus dihukum. Sudah kesana kemari petantang petenteng di talkshow dan acara tv membanggakan agamanya eh ternyata....ya gitu deh.
Padahal seorang muslim di Timur Tengah sana memaafkan pembunuh anaknya sehingga proses hukum selesai dan si pembunuh tidak dihukum apa2. Gitu yang namanya maafin coy.

Sempat juga penyembah ahok membanggakan seorang dokter yang petantang petenteng hilir mudik di acata tv. Dokter yang katanya "beramal" eh ternyata justru "diendorse" alias disponsori oleh yayasan agamanya. Siapa juga dokter yang ga bisa melayani gratis kalau diendorse alias disponsori oleh pihak ketiga. Dengan senang hati malah. Dapat nama, uang pun jadi, dicap malaikat pula, padahal.......ya gitulah.
Syukurlah ternyata seorang dokter muslim bernama Aznan Lelo muncul dan kembali "meluruskan" kecongkakan penyembah Ahok. Bahwa beramal itu bukannya disponsori. Beramal itu harus betul2 ikhlas tidak meminta imbalan dalam nilai khusus kepada si pasien apalagi pakai sponsor.

Allah memang hebat dalam mengajarkan yang "benar" kepada hamba2Nya. Masih belum capek nyembah Ahok terus? Wkwkwk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

5 Juli

Nayla datang untuk kontrol terakhir sebelum pernikahannya. Ia mengenakan dress putih. Cantik sekali. Katanya, ia ingin senyum terbaik di hari bahagianya. “Terima kasih, Dok. Kamu selalu sabar.” Aku ingin memeluknya, atau sekadar bilang jangan pergi… Tapi aku hanya berkata, “Senyummu… sudah sempurna sejak pertama kali kamu datang, Nay.” Itu hari terakhir aku melihatnya secara langsung.

KFC atau McD atau A&W?

Sebetulnya masih banyak ayam2 lainnya. Tapi semuanya saya kerucutkan menjadi 3 merek di atas. Dari ketiganya, saya pilih A&W.  Dulu pertama kali nyoba A&W itu bareng sepupu. Pesan paket dengan rootbeer yang bikin sepupu nanya : Assep minum bir? Ya namanya rootbeer tp isinya bukan minuman haram itu. InsyaAllah ga memabukan. Kayak soda biasa aja. Maksudnya jenia minumannya. Kalau rasanya.....hmmm unik. Mungkin lantaran di booth fastfood lain sudah pakai cocacola atau pepsi yang rasanya hampir2 mirip, jadinya pas nyobain rootbeer A&W berasa beda banget.  A&W itu rasa ayamnya unik. Entah kenapa bumbunya yang beda dengan yang lain menjadikan rasa ayamnya lebih asik di lidah. Mau yg original atau pun yang hot alias lebih pedas tidak membosankan. Tapi ini berlaku di jawa saja ya. Saya trauma nyobain A&W kalimantan timur. Soalnya rasanya beda. Semua kenangan saya akan rasa A&W jadi rusak di sana. Kalau dari segi harga, memang lebih mahal dibanding yang lain. Ma...