Langsung ke konten utama

Pantas Muslim Indonesia Ditindas Penyembah Berhala Pancasila

Di kota saya tinggal, setiap mesjid menyediakan takjil yang berlimpah. Hati saya senang melihat masyarakat berlomba2 dalam kebaikan. Sampai suatu hari......jeng3.

Ternyata semua tidak disediakan dengan ikhlas. Mungkin sebagian ikhlas. Namun sebagian besar tidak. Rupanya semua memberikan makanan karena sistem giliran. Dengan kata lain dipaksa.

Rupanya memang keyakinan pada janji Allah belum merasuk dalam jiwa masyarakat. Sehingga bukannya berlomba menyediakan takjil, malah dengki pada yang tidak menyumbangkan takjil. Dampak dari belum meratanya dakwah di tengah umat.

Bukannya iri dan rebutan untuk mendapat pahala, malah dengki pada yang tidak berbuat baik.

Ibarat kata, bukannya rebutan bisa shalat di mesjid, malah dengki pada yang masih terlelap saat subuh tiba. Fiuuuuh....pantas saja satu orang kafir bisa bikin repot jutaan muslim. Imannya masih kelas TK.

Pahala menyediakan takjil untuk orang puasa itu besar. Para sahabat, sebagaimana dicontohkan orang di Mekah dan Medinah, rebutan memberikan sumbangan. Tidak perduli pada kebodohan orang yang pelit dan tidak menyumbang. Berbanding terbalik dengan di negara kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

5 Juli

Nayla datang untuk kontrol terakhir sebelum pernikahannya. Ia mengenakan dress putih. Cantik sekali. Katanya, ia ingin senyum terbaik di hari bahagianya. “Terima kasih, Dok. Kamu selalu sabar.” Aku ingin memeluknya, atau sekadar bilang jangan pergi… Tapi aku hanya berkata, “Senyummu… sudah sempurna sejak pertama kali kamu datang, Nay.” Itu hari terakhir aku melihatnya secara langsung.

KFC atau McD atau A&W?

Sebetulnya masih banyak ayam2 lainnya. Tapi semuanya saya kerucutkan menjadi 3 merek di atas. Dari ketiganya, saya pilih A&W.  Dulu pertama kali nyoba A&W itu bareng sepupu. Pesan paket dengan rootbeer yang bikin sepupu nanya : Assep minum bir? Ya namanya rootbeer tp isinya bukan minuman haram itu. InsyaAllah ga memabukan. Kayak soda biasa aja. Maksudnya jenia minumannya. Kalau rasanya.....hmmm unik. Mungkin lantaran di booth fastfood lain sudah pakai cocacola atau pepsi yang rasanya hampir2 mirip, jadinya pas nyobain rootbeer A&W berasa beda banget.  A&W itu rasa ayamnya unik. Entah kenapa bumbunya yang beda dengan yang lain menjadikan rasa ayamnya lebih asik di lidah. Mau yg original atau pun yang hot alias lebih pedas tidak membosankan. Tapi ini berlaku di jawa saja ya. Saya trauma nyobain A&W kalimantan timur. Soalnya rasanya beda. Semua kenangan saya akan rasa A&W jadi rusak di sana. Kalau dari segi harga, memang lebih mahal dibanding yang lain. Ma...