Gara2 tulisan dari salah satu teman sejawat yang terkesan menyindir teman sejawat lainnya, saya tertarik untuk menulis ini.
Ada penyakit hati yang sangat unik yang dijelaskan oleh ulama. Penyakit ini tidak seperti iri, dengki, dan lain2 yang sifatnya AKTIF. Penyakit ini sifatnya PASIF. Namanya UJUB, koreksi saya kalau salah.
Ujub, merasa baik. Bisa merasa lebih baik dari orang baik lainnya. Tapi yang terparah adalah menganggap orang lain jahat dan cuma dia yang baik.
Ketika teman sejawatnya mendirikan praktek sendiri, dia berkomentar, di hati atau bahkan diucapkan : "Apalah maksudnya si Fulan itu, gara2 aku sukses, dia iri hahaha "
Saya dan anda semua mungkin pernah merasakannya. Mamah Dedeh pun berkali2 dibuat jengkel oleh pertanyaan dari jamaahnya yang terindikasi ujub.
"Dari siapa ibu tahu kalau dia iri sama ibu?" Kalimat ini berulangkali keluar dari mulut Mamah Dedeh menanggapi pertanyaan jamaahnya yang terduga ujub.
Lalu bagaimana menghindari ujub? PRASANGKA BAIK.
Kalau anggota anda yang aktif di PDGI, kemudian tiba2 tidak pernah kelihatan lagi, prasangka baiklah. Anda kan sudah dewasa, sudah tua. Carilah seribu alasan positif untuk menafsirkannya. "Mungkin dia sedang ada masalah, mungkin sedang begini, begitu"
Bukannya malah GR dan BAPER dengan menuduh dia sedang memusuhi anda. Anda gila?
Yang ada justru dia benar2 jadi membenci, memusuhi anda, macan berlalu malah ditarik ekornya.
Membenci anda justru karena ulah anda, bukan karena memang benci anda sebelumnya.
Kalau ada sejawat yang buka praktek pertama, kedua atau ketiga, apa salahnya? Mau GR dan BAPER bahwa dia sedang berusaha menandingi anda?
"Tapi kata orang begini, begitu....."
Ya kan kata orang, kok anda mau diadu domba orang sih?
Jadi berprasangka baiklah. Ketimbang nanti anda ditertawakan orang gara2 berkhutbah di depan orang2 baik. Karena GR dan BAPER, merasa diri paling baik sehingga pantas menasehati orang lain bisa jadi malah membuat anda malu.
Ada penyakit hati yang sangat unik yang dijelaskan oleh ulama. Penyakit ini tidak seperti iri, dengki, dan lain2 yang sifatnya AKTIF. Penyakit ini sifatnya PASIF. Namanya UJUB, koreksi saya kalau salah.
Ujub, merasa baik. Bisa merasa lebih baik dari orang baik lainnya. Tapi yang terparah adalah menganggap orang lain jahat dan cuma dia yang baik.
Ketika teman sejawatnya mendirikan praktek sendiri, dia berkomentar, di hati atau bahkan diucapkan : "Apalah maksudnya si Fulan itu, gara2 aku sukses, dia iri hahaha "
Saya dan anda semua mungkin pernah merasakannya. Mamah Dedeh pun berkali2 dibuat jengkel oleh pertanyaan dari jamaahnya yang terindikasi ujub.
"Dari siapa ibu tahu kalau dia iri sama ibu?" Kalimat ini berulangkali keluar dari mulut Mamah Dedeh menanggapi pertanyaan jamaahnya yang terduga ujub.
Lalu bagaimana menghindari ujub? PRASANGKA BAIK.
Kalau anggota anda yang aktif di PDGI, kemudian tiba2 tidak pernah kelihatan lagi, prasangka baiklah. Anda kan sudah dewasa, sudah tua. Carilah seribu alasan positif untuk menafsirkannya. "Mungkin dia sedang ada masalah, mungkin sedang begini, begitu"
Bukannya malah GR dan BAPER dengan menuduh dia sedang memusuhi anda. Anda gila?
Yang ada justru dia benar2 jadi membenci, memusuhi anda, macan berlalu malah ditarik ekornya.
Membenci anda justru karena ulah anda, bukan karena memang benci anda sebelumnya.
Kalau ada sejawat yang buka praktek pertama, kedua atau ketiga, apa salahnya? Mau GR dan BAPER bahwa dia sedang berusaha menandingi anda?
"Tapi kata orang begini, begitu....."
Ya kan kata orang, kok anda mau diadu domba orang sih?
Jadi berprasangka baiklah. Ketimbang nanti anda ditertawakan orang gara2 berkhutbah di depan orang2 baik. Karena GR dan BAPER, merasa diri paling baik sehingga pantas menasehati orang lain bisa jadi malah membuat anda malu.
Komentar
Posting Komentar