Langsung ke konten utama
Cantik itu relatif, jelek itu mutlak. Bener banget.

Saya sendiri percaya pada patokan orang2 kampung alias pikiran sederhana dan polos tentang kecantikan. Dada yang bisa jadi 'pegangan' dan tubuh yang semok adalah kualitas A. Oiya satu lagi, PUTIH.

Kalau standar TV nasional kadang aneh. Hollywood malah kadang 'sakit'. Ada artis top nasional yang waktu itu saya liat di bandara Soetta bersama pacarnya, kutilang dara. Kurus tinggi langsing dada rata. Kok bisa tertarik? Itu dalam benak saya.

Di film buatan salah satu komedian nasional juga menampilkan gadis dengan fisik memenuhi syarat, tapi gigi tidak proporsional menjadi peran utama wanita. Jadinya nonton jd ga ikhlas dan penuh tekanan batin sampai filmnya beres.

Rasanya itu juga yg bikin putri indonesia sulit menang di miss universe. Rata2 kan kutilang dara, kecuali putri yg udah lepas jilbab dari Aceh, sama Zivana Letisha, klo itu sih memang sesuai SNI. Alasannya : jangan menilai fisik tapi BRAIN, BEAUTY AND BEHAVIOR. Padahal pas nyampe di acara Miss Universe yang dinilai paling besar adalah BEAUTY nya dan daya tarik, alias kecentilannya. Mana mungkin cewek Indonesia yg memang diajarin jual mahal sesuai budaya timur bisa menang. Ga percaya? Coba aja liat juara2 miss universe ngapain sekarang? Jadi profesor? Ilmuwan?

Ya tapi pada akhirnya memang selera masing2. Dan susahnya kalo cowok2 penguasa televisi dan industri media adalah orang2 'sakit'. Akibatnya terpaksa cuma bisa membatin pas nonton acara tv atau film.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...