Langsung ke konten utama

Kunjungan ke Dokter Ini Secara teratur Dapat Membantu Anda Mencegah Pneumonia

Dokter itu bukan dokter umum langganan Anda. Menemui dokter gigi Anda dua kali dalam setahun dapat menurunkan kemungkinan terkena infeksi pernapasan.

Bau mulut dan gigi kuning seharusnya menjadi kekhawatiran Anda paling  tidak untuk rutin mengunjungi dokter gigi dua kali dalam setahun untuk membersihkan gigi. Penelitian menunjukkan bahwa kunjungan rutin ke dokter gigi Anda tidak hanya menjaga gigi dan gusi tetap sehat, tetapi juga dapat menurunkan risiko pneumonia, penyakit yang membunuh hampir 50.000 orang di seluruh dunia setiap tahunnya.

Dalam sebuah penelitian baru yang dipresentasikan di IDWeek 2016, sebuah konferensi ilmiah tahunan tentang penyakit menular, peneliti memeriksa data dari Survei Panel Expediture Medis 2013, yang menanyakan pasien tentang perawatan gigi, biaya, dan kepuasan perawatan gigi secara keseluruhan. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa hanya sekitar 1,7 persen dari yang rutin ke dokter gigi memiliki pneumonia. Sementara mereka yang tidak pernah menjalani perawatan gigi menghadapi 86 persen peningkatan risiko pneumonia dibandingkan dengan mereka yang menemui dokter gigi mereka untuk pemeriksaan rutin dua kali dalam setahun.

Ada hubungan yang terdokumentasi dengan baik antara kesehatan mulut dan pneumonia, dan kunjungan gigi itu sangat penting dalam menjaga kesehatan mulut yang baik. Kita tidak pernah bisa membersihkan mulut dari bakteri sama sekali. Tetapi kebersihan mulut yang baik dapat membatasi jumlah bakteri buruk yang ada.

Mulut dipenuhi dengan bakteri, baik dan buruk. Tetapi menyikat gigi secara teratur dan mengunjungi dokter gigi dua kali dalam setahun akan membantu menjaga dari pengaruh buruk bakteri buruk. Termasuk yang menyebabkan pneumonia, seperti streptococcus, haemophilus, staphylococcus, dan bakteri anaerob lainnya karena terhirup atau disedot secara tidak sengaja ke dalam paru-paru.

Ini bukanlah manfaat kesehatan pertama yang terkait dengan kebersihan mulut yang baik. Temuan sebelumnya menunjukkan bahwa jika Anda merawat gigi dan gusi dengan benar, kemungkinan penyakit jantung Anda akan berkurang secara dramatis. Kebersihan mulut yang buruk bahkan dikaitkan dengan kelahiran prematur dan kelahiran dengan berat badan rendah. Jadi penting untuk selalu menjalani secara rutin perawatan gigi Anda. 

#doktergigi
#scaling
#karanggigi
#gigi
#kawatgigi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.