Kalau harus begini dan begitu, terlalu rumit dan ambigu. Sebaiknya umumkan saja nama2 penderita covid19. Biarkan masyarakat menghindari mereka. Dengan demikia ada sistem reward dan punishment. Mereka yang menjaga jarak dengan disiplin, menjaga diri, mendapat reward berupa bisa bekerja dengan nyaman. Sementara mereka yang badung, ngotot jadi imam mesjid meskipun sakit, menulari jamaahnya, mereka yang tetap jualan bakso, meskipun sedang sakit, lalu menulari sekelilingnya, mereka yang malas pakai masker dan menjaga jarak, mereka yang ngotot dempet2an demi McDonald, akan mendapat punishment berupa sakit dan dijauhi masyarakat. Adil? Ya cukup adil. Ketimbang mereka tetap beraktivitas demi egoisme mereka, tapi cuek saja dengan nasib orang lain yang terkena.
Semoga pemerintah bisa memikirkan cara ini.
Komentar
Posting Komentar