Seorang tukang gigi yang mengerjakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan Undang Undang ditanyai oleh Malaikat di akhirat.
Malaikat : Bagaimana rasanya hidup di dunia bergelimang harta?
Tukang gigi : Tentu saja bahagia. Saya bisa membiayai keluarga saya. Anak saya semuanya jadi orang. Ibu saya bisa naik haji.
Malaikat : Hartamu halal atau haram?
Tukang gigi : Tentu saja halal.
Malaikat : Apakah kawat gigi, pencabutan gigi, penambalan yang tidak sesuai indikasi itu adalah wewenang kamu untuk melakukan?
Tukang gigi : Tidak malaikat.
Malaikat : Apakah uang hasil mengerjakan sesuatu yang bukan wewenangmu itu bisa disebut halal?
Tukang gigi : Tapi keluarga saya butuh makan dan biaya lainnya malaikat.
Malaikat : Aku bukan menanyakan itu. Aku bertanya apakah hartamu itu halal?
Tukang gigi : Iya saya akui saya salah malaikat.
Malaikat : Apakah orang miskin berhak merampok atau jadi begal?
Tukang gigi : Tidak malaikat.
Malaikat : Apakah orang miskin berhak berbuat curang atau melanggar hukum?
Tukang gigi : Tidak malaikat.
Malaikat : Jadi menurutmu, dimana kau pantasnya berada, surga atau neraka?
Tukang gigi : .....................
Komentar
Posting Komentar