Tapi saat ini anda bisa mendaftar haji hanya dengan 30an juta.
Lalu bagaimana pemerintah mencukupi sisanya? Dengan memutar uang tadi untuk berbagai investasi. Lalu bagaimana kalau investasi tadi rugi? Apakah ini termasuk gharar? Atau riba? Tanyakan pada rumput yang bergoyang.
Lalu kapan anda akan berangkat haji? Tidak bisa dipastikan, hanya perkiraan saja.
Jadi apa bedanya dengan model bisnis first travel? Abu tour?
Kenapa anda menuntut first travel dan abu tour sebagai penipu, padahal jelas tertulis di situ tidak pasti kapan berangkatnya, tergantung visa.
Kenapa tidak menuntut pemerintah juga sebagai penipu? Padahal mereka juga tidak bisa memastikan anda kapan berangjat haji.
Kenapa menuntut first travel karena menggunakan uang anda untuk investasi?
Kenapa tidak menuntut pemerintah karena menggunakan uang anda untuk investasi?
Dua2nya bisa rugi dalam investasi, uang anda bisa hilang. Bedanya yang satu tidak punya jaminan, yang satu punya jaminan, yaitu kalau dia gagal investasi atau uangnya berkurang karena dikorup, pajak dinaikan untuk menutupi kerugian atau korupsi itu. Dengan kata lain, ada..........coba tanya sama ustadz Erwandi Tarmizi, apakah halal investasi yang pasti untung, atau dijamin seperti itu.
Jadi, sebetulnya ini negara katanya banyak muslim, tapi kok otak muslimnya lebih komunis daripada negara komunis ya? Di negara komunis seperti Cina saja mereka memahami hukum perdagangan. Pengusaha seperti first travel dan abu tour mungkin di Cina tidak akan ditangkap dengan tuduhan aneh penipuan. Tapi di negara muslim ini malah tidak menghargai model bisnis abu tour dan first travel. Lebih komunis daripada negara komunis.
Komentar
Posting Komentar