Jadi ingat dulu waktu mengikuti seleksi IPDN, semua praja menjawab seragam, mengabdi untuk bangsa dan negara. Tapi waktu giliran saya, ingin menjawab jujur, karena gaji yg pasti dan uang pensiun.
Tapi kalau tidak salah, saat sudah beberapa giliran lagi sebelum berhadapan dengan walikota, saya akhirnya takut membuat kontroversi. Akhirnya jawablah hal yang sama, "mengabdi pada bangsa dan negara...."
Jadi sebetulnya, sama dengan anak dan kerabat pejabat yang maju pilkada. Mereka semua ingin mengabdi pada bangsa dan negara......katanya. Karena gaji kepala daerah itu keciiiiiiiiiiiiiil sekali. Bukan mengharap pensiun atau apa2.
Iya kan?
Komentar
Posting Komentar