Langsung ke konten utama

Nu Green Tea, Teh Botol Plastik Ternikmat di Indonesia

Dulu sebagai anak 90an, akrabnya cuma sama teh botol kaca bernama Sosro. Tapi pertama nyobain Sosro kok beda. Rasanya nyariiiiiiiis hambar. Masih ada manis2nya. Tapi bagaikan hidup segan mati tak mau. Mau dibilang manis.....tidak, hambarpun.....tidak. 

Akhirnya muncul beberapa merek yang berusaha melawan dominasi Sosro. Teh2 botol itu muncul dalam wadah plastik, bukan kaca. Ada beberapa yang menarik perhatian. Tapi beberapa dibuat dengan buruk. Ada teh yang memang manis, tapi after tastenya ga enak. Ada juga teh yang rasanya aneh, bukan manis, tapi aneh. 

Saat merek2 baru bermunculan, Nu Green Tea madu tidak sengaja terbeli. Setelah mencoba, ternyata rasanya paling pas menurut lidah saya. Nu Green Tea madu, manisnya paling pas menurut lidah sy.  Tidak meninggalkan after taste yang berlebihan, tapi juga tidak sehambar sosro.

Beberapa waktu kemudian saya dapat kesempatan mencoba Teh Kotak. Teh Kotak murni teh saja, tanpa tambahan madu dll. Teh Kotak ada di level yang sama menurut saya dengan Nu Green Tea. Tapi bedanya Nu Green Tea memang ada nuansa madunya. Tapi intinya, keseimbangan rasa pada kedua teh ini sangat pas. 

Tapi beda dengan kelas teh susu atau milk tea. Nu Milk Tea malah nuansa manisnya agak kurang menurut saya. Hanya saja ketika mencari pesaingnya, saya tidak berhasil menemukannya. Jadi dia main sendiri di kelas ini. Jadi tidak bisa dinilai lebih jauh atau dibandingkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...