Dulu sebagai anak 90an, akrabnya cuma sama teh botol kaca bernama Sosro. Tapi pertama nyobain Sosro kok beda. Rasanya nyariiiiiiiis hambar. Masih ada manis2nya. Tapi bagaikan hidup segan mati tak mau. Mau dibilang manis.....tidak, hambarpun.....tidak.
Akhirnya muncul beberapa merek yang berusaha melawan dominasi Sosro. Teh2 botol itu muncul dalam wadah plastik, bukan kaca. Ada beberapa yang menarik perhatian. Tapi beberapa dibuat dengan buruk. Ada teh yang memang manis, tapi after tastenya ga enak. Ada juga teh yang rasanya aneh, bukan manis, tapi aneh.
Saat merek2 baru bermunculan, Nu Green Tea madu tidak sengaja terbeli. Setelah mencoba, ternyata rasanya paling pas menurut lidah saya. Nu Green Tea madu, manisnya paling pas menurut lidah sy. Tidak meninggalkan after taste yang berlebihan, tapi juga tidak sehambar sosro.
Beberapa waktu kemudian saya dapat kesempatan mencoba Teh Kotak. Teh Kotak murni teh saja, tanpa tambahan madu dll. Teh Kotak ada di level yang sama menurut saya dengan Nu Green Tea. Tapi bedanya Nu Green Tea memang ada nuansa madunya. Tapi intinya, keseimbangan rasa pada kedua teh ini sangat pas.
Komentar
Posting Komentar