Langsung ke konten utama

Orang Berhijab Juga Dilecehkan

Iya betul. Tapi kalau mau meruntuhkan sebuah pernyataan itu haruslah pakai alasan yang kuat. Dan alasan yang kuat salah satunya haruslah didukung oleh data yang kuat. Bicara soal kasus ini tentunya datanya adalah berapa yang hijaber, berapa yang baju biasa. Buka datanya, siapa yang lebih banyak dilecehkan?

"Ah, teman saya yang berhijab juga dilecehkan kok di jalan!"
Ga usah tinggi2 dulu nadanya waktu ngomongin hal di atas, nanti malu sendiri. Kenapa?
Karena itu tidak berarti sesuatu yang berlawanan dengan nasehat memakai hijab. 
Kamu dinasehati memakai hijab supaya melindungi diri dari pelecehan. 
"Lah tapi kok saudara saya tetap saja dilecehkan di jalan?"
Iya jangan tinggi2 dulu suaranya.
Kenapa kamu disuruh pakai sabuk pengaman? Supaya apa? 

Sudah mulai sinkron otakmu? Kamu disuruh pakai helm naik motor kenapa? 

Sudah mulai ada otakmu? 

Sekarang jawab, apakah semua orang yang pakai sabuk pengaman dan helm itu selamat saat kecelakaan?

Sudah dipakai otakmu?

Lalu bandingkan angka mereka yang mati atau berakibat fatal saat kecelakaan TANPA HELM dan mereka yang pakai helm. Gimana? Apakah otak tololmu kemudian berkesimpulan bahwa pakai helm itu tai kebo?

Jadi kalau mau ambil kesimpulan, pakailah data. Jangan sekedar, "Kalau dibilang begitu kok begini..." Sekedae berdasarkan satu kasus yang kamu tau. Dibanding ribuan kasus yang kamu tidak tau.

Jadi, pakai otak sebelum menyimpulkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...