Awal nonton sih kesannya soal emansipasi wanita. Tapi lalu saya dengarkan lagi omongan si anak, kesannya justru jadi ajakan dari ABC agar orangtua fokus pada kerja kerja dan kerja. Ayah Ibu harus dan wajib bekerja di kantor. Pulangnya pun keduanya harus sibuk di dapur. Akhirnya setelah makan? Mereka sibuk istirahat. Akibatnya? Anak2 tak punya teman ngobrol.
Siang orangtua dua2nya kerja, pulang kerja langsung masak. Kebayang kan jam kerja itu dari berapa ke berapa? Belum lagi macetnya di jalan. Mustahil mereka bisa meladeni anak jika harus masak dulu setelah pulang kerja.
Sungguh pesan yang bijak dari ABC. Apakah benar demikian?
Komentar
Posting Komentar