Langsung ke konten utama

Berjalan Bersama Anjing Meningkatkan Resiko Terinfeksi Covid 19


Pemilik anjing yang sering berinteraksi di luar rumah dengan anjingnya 78% lebih mungkin untuk terjangkit COVID-19, sebuah penelitian baru mengungkap fakta ini.

Para peneliti dari Universitas Granada mensurvei 2.086 orang tentang kebiasaan sehari-hari mereka selama pandemi untuk menilai risiko berbagai aktivitas, menurut sebuah makalah di jurnal Environmental Research .

Mereka menemukan bahwa orang yang mengajak jalan-jalan anjingnya memiliki peluang lebih tinggi untuk tertular virus, dengan peningkatan risiko 78% dibandingkan dengan orang pada umumnya.

Sementara itu, memiliki kucing atau jenis hewan peliharaan lainnya tampaknya tidak membuat seseorang berisiko lebih tinggi terinfeksi virus, kata para peneliti.

Hasil ini menunjukkan hidup dengan anjing sebagai faktor risiko yang kuat untuk infeksi COVID-19. 

Para peneliti berkesimpulan bahwa anjing yang kodratnya hiperaktif dapat menyebarkan virus dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi di tempat umum dan kemudian membawa kuman ke seluruh rumah pemiliknya.

Di tengah pandemi dan tidak adanya pengobatan atau vaksin yang efektif, tindakan pencegahan dengan meningkatkan kebersihan adalah satu-satunya langkah penyelamatan, dan tindakan ini juga harus diterapkan pada anjing, yang tampaknya secara langsung atau tidak langsung meningkatkan risiko tertular virus covid19.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...