Langsung ke konten utama

Apa Fungsi Wakil Menteri?

Sidang Kabinet

Dulu seingat saya wakil menteri diadakan untuk menggantikan menteri yang berhalangan tetap. Padahal sudah ada aturan menteri ad interim dalam sistem pemerintahan indonesia, sebelum presiden menetapkan menteri pengganti. Tapi yasudah, sebagai salah satu pembayar pajak, saya ikhlas. Mudah2an tujuan pemerintah saat itu mengadakan jabatan wakil menteri memang baik.

Tapi seiring berjalannya waktu, mulai ada yang aneh. Pertama, adanya reshuffle kabinet. Anehnya dimana? Karena bukankah wakil menteri dipilih untuk menggantikan menteri sewaktu2? Harusnya kemampuannya setara donk, atau hanya sedikit di bawah si menteri. Dan harusnya jika si menteri dianggap tidak berhasil, orang berikutnya yang harus DICOBA adalah wakil menterinya donk. Tapi anehnya si presiden justru memilih menteri baru ketimbang menaikan si wakil menteri. Padahal kalau gubernur berhalangan tetap, yang gantikan adalah wakilnya, bukan memilih gubernur baru. Demikian juga walikota dan selanjutnya ke bawah. 

Di masa jokowi, ketika ada menteri yang berhalangan, maka presiden luhut binsar panjaitan yang menggantikannya. Presiden luhut sudah amat sering melaksanakan tindakan ini. Padahal kan ada wakil menteri, kenapa presiden luhut lagi yang harus turun tangan?

Akhirnya sekarang, makin ga ngerti. 6 menteri dirombak. Tapi anehnya semua wajah baru di luar wakil menteri. Ada yang wakil menteri, tapi bukan wakil menteri di kementerian yang sama. Yang mengagetkan tentu saja menteri agama. Petinggi MUI yang jadi wakil menteri, tiba2 disalip ketua ormas menjadi atasannya. Demikian juga menkes, juga menparekraf.

Andaipun alasan pemerintah keduanya diganti, alias menteri dan wamen diganti, ini tentu makin aneh dan pemborosan. Klo memang tidak cocok, kenapa dulu pilihnya mereka. Kalo satu yang salah pilih, wajar. Klo dua2nya, bego namanya.

Andai alasan pemerintah adalah karena menteri dan wamen berbagi tugas, makin gila lagi. Di negara KAYA mana yang kementeriannya diurus 2 orang sekaligus? Indonesia sudah cukup KAYAkah untuk melakukan itu?

Mudah2an ini segera diperhatikan oleh ibu sri mulyani. Yang katanya pusing mencarikan pemasukan untuk APBN. Dengan menghilangkan jabatan wamen yang memang selama ini disia2kan oleh pemerintah, rasanya akan banyak uang negara yang bisa dihemat. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...