Berutang bisa sangat membuat stres. Terus-menerus khawatir tentang hutang Anda, sambil berusaha tetap memiliki cukup uang untuk tetap bertahan dapat membuat Anda merasa kehabisan akal seperti sedang berlari dalam labirin yang tidak pernah berakhir. Anda bisa mencoba beberapa kebiasaan ini untuk membantu Anda hidup bebas hutang.
1. Tetapkan Target Anda
Memiliki rencana berarti memiliki tujuan. Orang yang menjalani kehidupan keuangan yang sehat lebih sering memiliki tujuan keuangan yang jelas dan secara aktif berusaha mewujudkannya. Jika Anda memiliki alasan yang kuat dan jelas untuk menabung, maka "uangnya" akan datang dengan begitu saja, kadang tanpa diduga.
2. Jangan Tergesa2 Membeli Sesuatu
Jika Anda memiliki masalah dengan pengeluaran impulsif, menunggu beberapa hari sebelum membeli adalah kebiasaan yang baik. Anda mungkin akan menemukan harga yang lebih rendah atau menyadari bahwa Anda tidak membutuhkannya sama sekali. Meskipun hal ini biasanya sangat membantu dalam kasus barang-barang mahal, seperti TV baru atau bahkan mobil baru, tapi ini juga dapat diterapkan untuk pembelian sehari-hari yang dapat bertambah seiring waktu.
3. Matikan Sistem Autopay
Hapuslah koneksi otomatis atau pengisian otomatis dengan kartu debit atau kredit anda di situs belanja online. Ini akan memaksa Anda untuk memikirkan tentang berapa banyak uang yang harus Anda belanjakan sebelum Anda menekan tombol 'beli sekarang'.
4. Bayar Sesuai Pemakaian
Surprise Party itu bagus. Tagihan kejutan tidak. Untuk menghindari utang di akhir bulan, perlakukan kartu kredit Anda seperti kartu debit. Misalnya, jika Anda makan siang seharga Rp. 100.000,- dan bensin seharga Rp. 400.000,-, gunakan aplikasi kartu kredit di ponsel Anda malam itu untuk mentransfer Rp. 500.000,- dari rekening tabungan Anda. Dengan cara itu Anda tidak menghabiskan uang yang tidak Anda miliki.
5. Bayar Kartu Kredit di Muka
Bayarlah di muka kartu kredit Anda sebesar berapa pun yang Anda anggarkan untuk pengeluaran Anda selama seminggu ke depan. Ini akan membantu menjaga nilai kredit Anda dan menghentikan Anda dari membelanjakan uang yang tidak Anda miliki.
6. Jangan Lewati Batas Kemampuan Anda
Alasannya, yaitu bunga. Ketika menggunakan kartu kredit, Anda harus selalu memastikan untuk membayar tagihannya secara penuh setiap bulan. Anda jadinya tidak harus membayar bunga ke bank. Jika Anda tidak dapat membayar semuanya, jangan pernah memakai lebih dari 30 persen dari batas kredit Anda di bulan berikutnya. Melunasi tagihan Anda setiap bulan adalah cara yang baik untuk meningkatkan peringkat kredit Anda.
7. Gunakan Uang Tunai
Hal lain yang perlu dipertimbangkan jika Anda mendapati diri Anda memegang tagihan kartu kredit yang besar adalah mulai membayar belanjaan dengan uang tunai. Hal ini tidak hanya memastikan Anda hidup sesuai kemampuan Anda, tetapi tindakan fisik menyerahkan uang kepada orang lain jauh lebih berat untuk dilakukan daripada menggesek kartu.
8. Otomatiskan Setoran Tabungan Anda
Mengingat menyisihkan uang setiap bulan itu sulit, otomatiskan setoran tabungan dan kontribusi pensiun Anda sehingga Anda tidak perlu memikirkannya, namun secara konsisten membuat kemajuan dalam mencapai tujuan keuangan Anda.
9. Temukan Alternatif yang Tidak Mahal
Lebih banyak waktu luang sering kali melibatkan pengeluaran yang lebih banyak. Mulai dari makan siang hingga happy hour hingga window shopping (yang berubah menjadi belanja sebenarnya). Tidak ada yang salah dengan aktivitas ini, tetapi ketika Anda melakukannya karena kebiasaan, Anda akan menyadari bahwa begitu banyak pengeluaran Anda untuk hal-hal yang tidak terlalu Anda pedulikan. Sekarang buat daftar aktivitas ramah anggaran untuk mengganti hiburan2 mahal, seperti mengundang teman atau berjalan-jalan.
10. Memuulai Sugesti Keuangan
Meski kedengarannya baru, hukum tarik-menarik juga berlaku untuk uang. Semakin baik sikap Anda terhadap keuangan Anda, semakin baik pula keuangan Anda. Tumbuhkan keyakinan bahwa uang datang kepada Anda dengan mudah. Ketika Anda bisa merasakan ini, Anda akan mulai menjalaninya. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mngucapkan "terima kasih" saat Anda membelanjakan uang, untuk mulai melihatnya sebagai sesuatu yang datang dan pergi dengan mudah dalam hidup Anda.
11. Miliki Dana Darurat
Untuk mencegah utang, Anda harus menyisihkan pendapatan untuk simpanan secara rutin yang setara dengan menutupi biaya hidup minimal tiga hingga enam bulan jika terjadi sesuatu krisis dalam hidup Anda.
12. Jangan Meningkatkan Gaya Hidup Anda
Apapun yang terjadi. Itu berarti bahkan jika Anda mendapat kenaikan gaji, memulai usaha sampingan atau bahkan mendapat warisan, tetap teguh dengan gaya hidup awal Anda. Lebih baik lagi jika Anda salurkan semua penghasilan tambahan itu langsung ke tabungan atau dana pensiun Anda.
13. Jauhi Cafe
Ya, Time, dalam kemitraan dengan NextAdvisor, mencoba menghitung berapa banyak uang yang akan Anda hemat jika Anda mengganti kebiasaan minum kopi di cafe dua kali sehari dengan kopi yang seduh sendiri, dan hasilnya besar sekali. Dengan asumsi Anda menghabiskan Rp.50.000,- untuk cappuccino, dua kali sehari, Anda bisa kehilangan lebih dari Rp. 36.000.000,- per tahun. Bandingkan dengan hanya menghabiskan Rp. 1.000.000,- per tahun untuk kopi rumahan. Yang perlu diingat adalah jumlahnya bisa lebih atau kurang, tergantung kebiasaan pesanan Anda. Jika Anda memiliki kebiasaan minum kopi yang lebih mahal, bersiaplah untuk menghabiskan lebih banyak uang per tahun.
14. Perhatikan Kemajuan Anda
Jika Anda memiliki tujuan keuangan dalam pikiran, katakanlah untuk menabung dana darurat pada akhir tahun, periksa kemajuan Anda untuk melihat bagaimana keadaan keuangan Anda. Melihat angka itu meningkat secara rutin dapat memberi Anda motivasi untuk menjaga kebiasaan belanja cerdas Anda pada jalurnya. Atau, jika Anda tidak melihatnya meningkat sebanyak yang Anda inginkan, Anda dapat menyesuaikan kebiasaan pengeluaran Anda untuk kembali ke jalurnya. Bagaimanapun, melacak seberapa banyak Anda menabung akan membantu Anda mengetahui apakah kebiasaan menabung Anda efisien atau tidak.
15. Bandingkan Harga
Sangat menggoda untuk mengambil sesuatu yang kita inginkan atau butuhkan segera setelah kita melihatnya. Tetapi pembeli yang cerdas tahu cara membandingkan harga dan mencari tahu di mana dia bisa mendapatkan penawaran terbaik. Mereka menggunakan selebaran, aplikasi, dan situs web untuk membandingkan harga. Marketplace biasanya punya fitur, yang memudahkan untuk membandingkan harga satu barang dengan yang lain. Membandingkan harga dapat memotong pengeluaran Anda dan memungkinkan Anda menyisihkan uang ekstra.

Komentar
Posting Komentar