Langsung ke konten utama

Apa Arti H&M?

Salah satu gerai H&M


H&M didirikan pada tahun 1947. Usaha retail pakaian asal Swedia ini sekarang telah berkembang menjadi salah satu merek paling terkenal di industri mode. Namun, terlepas dari popularitas H&M yang sedang booming dan toko "batu bata"nya yang tak terhitung jumlahnya, kebanyakan dari kita tidak tahu apa arti inisial terkenal itu sebenarnya. 

Jika Anda tidak pernah memikirkan arti di balik akronim ini secara khusus, Anda tidak sendirian. Beberapa toko sudah dianggap : "Ya gitu aja....". Seolah2 mereka sudah ada di situ dan "Ya gitu...". Namun, sebagian besar merek sebenarnya membawa cerita yang sangat menarik di balik nama mereka, dan H&M tidak terkecuali. Nama itu sendiri penuh dengan sejarah. Ketika pendirinya, Erling Persson membuka toko H&M pertama di Swedia pada tahun 1947, dia menganggapnya sebagai Hennes, yang dalam bahasa Swedia berarti "Hers" atau "Miliknya (wanita)". Ini merupakan pengkaitan yang cukup harfiah karena Hennes hanya menjual pakaian wanita pada saat itu. 

Dua puluh satu tahun kemudian pada tahun 1968, Hennes mulai mengakuisisi merek lain, yaitu Mauritz Widforss, perusahaan ritel yang berbasis di Stockholm yang menjual perlengkapan berburu dan memancing. Ini tentu saja adalah sebuah perubahan drastis yang dari departement store khusus wanita yang dulu pernah ia kelola. 

Setelah memasuki dunia baru yang berbeda, Persson memutuskan untuk mempelajari mode pria dan anak-anak juga. Jelas, nama lamanya itu tidak bisa bertahan karena ketidaksesuaian dengan dagangannya. Jadi dia memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Hennes dan Mauritz. 

Meski begitu, baru pada tahun 1974 Hennes & Mauritz akhirnya menyingkat nama mereka menjadi H&M yang terlihat lebih menarik dan lebih gampang diucapkan. Setelah merek tersebut menyingkat namanya, mereka kemudian mengubah nama semua toko mereka dan memperluasnya ke luar wilayah Skandinavia. Toko AS pertama akhirnya dibuka pada tahun 2000 di Fifth Avenue, New York. Sejak saat itu akhirnya berkembang menjadi fenomena ritel global yang kita kenal dengan baik hari ini. 

Terlepas dari itu, orang Skandinavia dan banyak negara lain masih menyebut toko itu sebagai nama merek awalnya: Hennes.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.