Langsung ke konten utama

Lawakan Pasien Hari Ini

Pasien : Ini dok gigi atas kiri saya berlubang. Dirawat sama dokter gigi yg sana itu. Tapi sy kurang puas. Soalnya tambalannya lepas. 

Setelah ditambal dengan sangat hati2, dan tentu saja lama, ala dokter gigi bertarif 1,5 jt sekali tambal.........jeng jeng......perhatikan tanggapan si bapak.

Pasien : Ga usah rapi2 amat dok. Ditutup BIASA AJA jg sdh cukup.

Itulah pasien indonesia. Ketika dokternya mencoba melakukan pelayanan dengan baik dan sesuai prosedur, mrk kesal krn lama. Apalagi klo tarifnya mahal.

Ketika dokternya melakukan penambalan secara express, baru saja beres ditambal, mereka sdh kesal krn bentuknya atau warnanya tidak bagus.

Jadi maunya pasien indonesia itu adalah tambalan seharga 100rb, yg tahan gigitan kacang atau tulang, bahkan gigit besi sekalipun. Yang dikerjakan hanya dalam waktu 5 menit. 

Tolong kabari saya klo ada dokter yg bisa nambal seperti itu ya 😉



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.