Langsung ke konten utama

7 Makanan Penyebab Bau Mulut



Kalau anda dihantui oleh halitosis (bau mulut)? Coba periksa menu Anda untuk mengetahui penyebabnya, lalu cari obat bau mulut yang sederhana namun andal seperti sikat gigi, permen karet, atau segelas air segar. 

1. Keju 
Ketika asam amino dalam keju dan produk susu lainnya bereaksi dengan bakteri dalam mulut Anda, akan menghasilkan senyawa belerang yang akan menguap dan dapat membuat napas Anda bau seperti telur busuk. Orang yang tidak toleran laktosa harus sangat waspada. Karena mereka kekurangan enzim untuk memecah laktosa, makan susu menyebabkan penumpukan asam amino dan akibatnya senyawa belerang yang muncul berbau lebih buruk. 

2. Kari 
Beberapa peneliti dulu percaya bahwa kari dapat mengurangi bau mulut karena mengandung minyak esensial yang juga ditemukan dalam obat kumur. Tetapi sebuah studi tahun 2004 dari Journal of Clinical Periodontology menemukan bahwa minyak ini tidak terlalu efektif untuk mengurangi bau mulut. Jadi ya, bumbu yang kuat dalam kari akan membuat napas Anda menyengat. Aturan praktisnya: Semakin kuat bumbunya, semakin besar kemungkinan makanan akan membuat napas Anda bau. 

3. Kopi 
Tugas utama air liur adalah membilas bakteri dari mulut Anda. Kafein, malah memperlambat produksi air liur. Memungkinkan bakteri berkembang biak dan melepaskan gas berbau busuk. Jadi setelah Anda minum kopi, sebaiknya gosok gigi Anda dan bawa botol air minum untuk di jalan. 

4. Daging panggang 
Daging merah mengandung protein, yang terbuat dari asam amino. Mirip dengan produk susu, nutrisi ini bereaksi dengan bakteri—tetapi karena daging memiliki lebih banyak protein daripada produk susu. Steak menghasilkan lebih banyak senyawa sulfur daripada sepotong keju Swiss. 

5. Anggur 
Alkohol menyebabkan dehidrasi, yang berarti lebih sedikit air liur dan lebih banyak bakteri di mulut Anda. Plus, anggur merah dapat meninggalkan lapisan pada gigi Anda dan bakteri bisa menempel. Minum air putih secara teratur membuat Anda tetap terhidrasi dan dapat membilas bakteri bau dan busuk di lidah Anda. 

6. Bawang 
Kalau ini tidak perlu dijelaskan panjang lebar ya. 

7. Jengkol 
ini juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.