Langsung ke konten utama

9 Tanda Anda Minum Terlalu Banyak



Sebagian besar dari kita dapat minum banyak air, tetapi semua ada batasnya. 

Kok bisa kebanyakan minum? 
Ahli gizi mengingatkan kita bahwa minum cukup air sangat penting agar tubuh kita berfungsi dengan baik. Dan memang begitu adanya. Kecuali jika Anda meminumnya terlalu banyak. Meskipun kebanyakan orang begitu perhatian pada tanda-tanda dehidrasi, tapi overhidrasi sama bahayanya. Minum terlalu banyak air dapat menyebabkan keracunan air, yang juga dikenal sebagai hiponatremia. Menyebabkan bagian dalam sel membanjir karena kadar natrium rendah yang tidak normal dalam darah Anda. Dalam kasus yang parah, keracunan air dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti kejang, koma, dan bahkan kematian. 

1. Anda TIDAK PERNAH meninggalkan rumah tanpa sebotol air dan selalu membawanya di tangan 
Jika Anda membawa botol air Anda sepanjang hari dan segera mengisinya kembali saat habis, Anda mungkin sudah minum terlalu banyak air. Terus-menerus menambahkan air ke dalam tubuh Anda dapat menyebabkan kadar natrium menurun dalam darah Anda, yang dapat menyebabkan semua sel dalam tubuh Anda membengkak. Ini bisa menjadi sangat berbahaya ketika otak Anda yang mulai membengkak. Otak Anda hanya bisa membengkak sekitar 8 sampai 10% sebelum mengenai tulang tengkorak dan mendorong batang otak Anda. 

2. Anda minum bahkan ketika tidak haus 
Cara terbaik untuk mengetahui apakah tubuh Anda benar-benar membutuhkan lebih banyak air atau tidak adalah dengan melatih kesadaran apakah Anda benar-benar sedang merasa haus atau tidak. Tubuh kita diprogram untuk melawan dehidrasi karena kita selalu hidup dalam ketakutan akan kelangkaan atau kekurangan. Jadi kita memiliki semua mekanisme bawaan untuk melindungi kita dari itu. Salah satu mekanisme yang dimiliki semua makhluk bernyawa adalah rasa haus. Haus adalah monitor individu setiap tubuh yang memberi tahu mereka jika mereka membutuhkan lebih banyak air. Semakin banyak air yang Anda butuhkan, semakin haus Anda. 

3. Urin Anda jernih 
Jika Anda minum air dalam jumlah yang sehat, warna urin Anda harusnya berwarna kuning pucat hingga kuning transparan. Meskipun kebanyakan orang percaya bahwa urin yang jernih adalah tanda hidrasi yang paling sehat, tapi memiliki urin tanpa pigmentasi sama sekali mungkin merupakan tanda bahwa Anda minum terlalu banyak air. Bagi kebanyakan orang, delapan sampai 10 gelas air sehari dianggap jumlah yang normal. Namun saran ini bervariasi tergantung pada tinggi badan, berat badan, dan pola olahraga seseorang. 

4. Anda sering buang air kecil 
Anda mungkin sudah minum terlalu banyak air jika Anda sering terbangun di tengah malam untuk menggunakan kamar mandi. Kebanyakan orang buang air kecil antara enam sampai delapan kali sehari. Jika Anda mendapati diri Anda buang air kecil lebih dari sepuluh kali sehari, Anda mungkin sudah minum lebih banyak air daripada yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Penyebab lainnya adalah kandung kemih yang terlalu aktif atau kafein. Untuk mencegah buang air kecil di malam hari, minumlah segelas air terakhir Anda beberapa jam sebelum tidur untuk memberi waktu bagi ginjal Anda untuk menyaring air ke seluruh tubuh Anda. 

5. Anda merasa mual dan mungkin mengalami muntah 
Gejala overhidrasi ini sangat mirip dengan dehidrasi. Ketika Anda minum terlalu banyak air, ginjal Anda menjadi tidak dapat membuang kelebihan cairan, dan air mulai terkumpul di dalam tubuh. Ini dapat menyebabkan sejumlah gejala yang tidak menyenangkan, termasuk mual, muntah, dan diare. 

6. Anda mengalami sakit kepala berdenyut sepanjang hari 
Sakit kepala adalah tanda kelebihan cairan maupun dehidrasi. Mirip dengan mual, muntah, dan diare. Ketika Anda minum terlalu banyak air, konsentrasi garam dalam darah Anda berkurang. Menyebabkan sel-sel di organ-organ di seluruh tubuh Anda membengkak. Ketika konsentrasi garam Anda rendah, sel-sel Anda mengembang. Ketika Anda minum terlalu banyak air, otak Anda benar-benar mengembang dan bisa menekan tulang tengkorak. Tekanan tambahan ini dapat menyebabkan sakit kepala berdenyut dan masalah kesehatan yang lebih serius seperti gangguan otak dan kesulitan bernapas. 

7. Anda melihat pembengkakan atau perubahan warna di tangan, bibir, dan kaki Anda 
Dalam banyak kasus hiponatremia, orang akan mengalami pembengkakan atau perubahan warna yang jelas di tangan, bibir, dan kaki mereka. Ketika semua sel di tubuh Anda membengkak, kulit Anda akan terlihat membengkak juga. Mereka yang minum terlalu banyak air dapat bertambah berat badan secara tiba-tiba karena pembengkakan dan kelebihan air dalam aliran darah. Jika Anda minum lebih dari 10 gelas air setiap hari dan melihat pembengkakan atau perubahan warna di tangan, bibir, dan kaki Anda, pertimbangkanlah untuk mengurangi asupan air Anda dan lihat apakah gejalanya mereda. 

8. Otot Anda terasa lemah dan cenderung mudah kram 
Memiliki tubuh yang sehat dan berfungsi penuh adalah tentang keseimbangan. Ketika Anda minum terlalu banyak air, kadar elektrolit Anda turun dan keseimbangan itu terganggu. Kadar elektrolit yang rendah dapat menyebabkan sejumlah gejala yang tidak menyenangkan, termasuk kejang otot dan kram. Anda dapat mencegah masalah otot ini dengan mengganti beberapa gelas air sehari dengan air kelapa, yang penuh elektrolit dan 100 persen alami, atau minuman elektrolit yang banyak di pasaran. 

9. Anda merasa lelah atau lemas 
Ginjal Anda bertanggung jawab untuk menyaring air yang Anda minum melalui tubuh Anda dan memastikan tingkat cairan dalam aliran darah Anda tetap seimbang. Ketika Anda minum terlalu banyak air, ginjal Anda harus bekerja lebih keras, menciptakan reaksi stres dari hormon Anda yang membuat tubuh Anda stres dan lelah. Jika Anda terus minum air dan mendapati diri Anda berjuang untuk bisa bangun dari tempat tidur, itu mungkin karena Anda telah menambahkan tekanan yang tidak perlu pada ginjal Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...