Langsung ke konten utama

Inilah Sejarah Di Balik Mengapa Alfabet Berurutan Seperti Sekarang



Sebagai pengguna huruf latin, kita pasti memiliki alfabet yang tertanam dalam ingatan kita, secara berurutan sejak usia sangat muda. Anda mungkin dapat mengucapkan ABC dengan cepat bahkan tanpa memikirkannya dan beberapa orang bahkan dapat mengucapkannya secara terbalik. Kita tentu tidak bisa membayangkan alfabet dalam urutan lain. Tetapi...... mengapa urutannya seperti itu? 

Kalau dipikir-pikir, sungguh tidak masuk akal. Kenapa? Karena dia tidak diatur berdasarkan vokal dan konsonan, suara yang mirip, atau seberapa sering huruf itu digunakan. 

Jadi bagaimana urutan yang kita kenal sekarang ini muncul? Benar-benar tidak ada jawaban yang pasti benar. Tidak ada seorang tokoh yang bangun dan memutuskan untuk meletakkan huruf-huruf dalam urutan itu. Alfabet kemudian berkembang perlahan selama periode waktu yang lama hingga menjadi seperti sekarang ini. Alfabet kita dapat ditelusuri kembali ke zaman Mesir kuno, di mana pekerja asing sudah menggunakan huruf alfabet, sementara orang Mesir sendiri masih menggunakan hieroglif. Alfabet pertama ini diadaptasi oleh orang Fenisia, yang peradaban Mediteranianya berkembang pesat dari tahun 1500 hingga 300 SM. Orang Yunani kemudian mulai menggunakannya sekitar abad ke-8 SM, dan kita harus berterima kasih kepada mereka untuk huruf vokal.  

Dari Yunani, alfabet melanjutkan perjalanan ke Roma, dan Romawilah yang mengubahnya menjadi alfabet "modern", dengan huruf yang kita kenal seperti sekarang. Seperti yang Anda lihat, meskipun masing-masing huruf sedikit berubah, urutannya secara keseluruhan tetap sama, hanya dengan beberapa pengecualian. Bangsa Romawi mengambil "Z," yang sebelumnya berada di awal alfabet Yunani sebagai "zeta", dan menempelkannya di akhir urutan alfabet mereka. Mereka juga melakukan hal serupa dengan "Y."  

Jadi mengapa urutannya begitu? Kita sebenarnya tidak tahu pasti. Beberapa ahli berteori bahwa itu didasarkan pada urutan hieroglif Mesir. Salah satu teori paling populer mengatakan bahwa ada komponen numerik dari setiap huruf, yang kemudian hilang seiring waktu. Yang lain berteori bahwa urutan itu berasal dari alat mnemonik yang dimaksudkan untuk membantu orang mengingatnya.  

Dan tidak, huruf-hurufnya tidak diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan lagu alfabet terkenal itu. Lagu tersebut sudah ada, dalam bentuk “Twinkle Twinkle Little Star,” “Baa Baa Black Sheep,” dan lagu rakyat Prancis yang secara luas dianggap sebagai versi paling awal. Kebetulan saja mengingat urutan abjad dan nada lagu itu ternyata match.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.