Barang nikmat ini masuk ke dalam industri makanan berkat serangkaian kejadian tak terduga.
Meskipun seorang imigran Italia bernama Italo Marchiony dicatat oleh sejarah karena secara independen menemukan es krim cone pertama, barulah pada sebuah pameran lokal di Amerika tahun 1904, suguhan manis itu menghasilkan daya tarik yang luas.
Di St. Louis World's Fair, seorang pedagang sedang menjual es krim yang begitu populer. Akibatnya pedagang itu kehabisan piring untuk menyajikan es krimnya.
Ernest Hamwi, seorang pendatang dari Suriah, sedang membagikan kue-kue mirip wafel di stan yang berdekatan.
Pedagang Suriah ini berpikir cepat, berimprovisasi dan menggulung wafelnya menjadi bentuk kerucut, mendinginkannya selama beberapa menit.
Dia menawarkan karyanya itu kepada penjual es krim, yang terpesona dengan kreasi pria itu dan mulai menyajikan es krim dalam cone itu.
Es krim ini terbukti sukses dan menjadi makanan pokok di toko es krim seluruh dunia.
Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...
Komentar
Posting Komentar