Pada tahun 1898, WK Kellogg dan saudaranya Dr. John Harvey Kellogg membuat apa yang sekarang dianggap sebagai menu sarapan pagi instan, sebagai camilan granola untuk pasien di sanatorium, sebagai bagian dari diet vegetarian.
Pasangan itu secara tidak sengaja meninggalkan masakan beri gandum di dapur, yang menyebabkan bijinya terkelupas.
Mereka kemudian terus bereksperimen dengan memasak biji-bijian yang berbeda sampai terjadi pada jagung, yang mengembang menjadi serpihan yang renyah dan berwarna kuning kecoklatan.
WK Kellogg lalu mendirikan "Battle Creek Toasted Corn Flake Company," mereka mengemas sereal ini dan mulai menjual makanan sarapan sebagai alternatif sehat untuk makan pagi tradisional.
Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...
Komentar
Posting Komentar