Pada tahun 1898, WK Kellogg dan saudaranya Dr. John Harvey Kellogg membuat apa yang sekarang dianggap sebagai menu sarapan pagi instan, sebagai camilan granola untuk pasien di sanatorium, sebagai bagian dari diet vegetarian.
Pasangan itu secara tidak sengaja meninggalkan masakan beri gandum di dapur, yang menyebabkan bijinya terkelupas.
Mereka kemudian terus bereksperimen dengan memasak biji-bijian yang berbeda sampai terjadi pada jagung, yang mengembang menjadi serpihan yang renyah dan berwarna kuning kecoklatan.
WK Kellogg lalu mendirikan "Battle Creek Toasted Corn Flake Company," mereka mengemas sereal ini dan mulai menjual makanan sarapan sebagai alternatif sehat untuk makan pagi tradisional.
French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak). Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's. Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda. Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya. Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari rasa penggor...
Komentar
Posting Komentar