Sebetulnya bagaimana sih konsep JANJIAN nya org Indonesia? Bener2 penasaran. Kenapa ada pasien yang ingin didaftarkan (artinya janjian ketemu dokter/pemeriksaan) di jam A, lalu parno dan terus menanyakan jam berapa tutupnya. Beliau takut nanti pas datang kliniknya sudah tutup. Kok bisa?
Janjian di jam A bukankah artinya : jam A nanti Anda dan Saya akan bertemu. Kecuali kalau salah satu pihak tidak mengiyakan, atau salah satu pihak belum yakin dengan kesediaannya. Tapi klo sudah deal, sudah iya, oke, baik, dari kedua pihak, ya artinya Anda dan Saya akan ketemu di jam A. Otak saya second klo misalkan janjian dengan Anda jam A, tapi saya malah meuutup klinik sebelum jam itu. Atau memang saya sedang ingin berantem sama orang😂
Ya jika Anda yang saya maksud membaca tulisan ini, atau kalian yg punya pemahaman yang sama dengan pasien ini, SAYA TIDAK BERMAKSUD MENGHINA. Hanya saja saya berharap kalian bisa meluruskan pemahaman kalian lagi tentang makna JANJIAN. Kepada pemerintah, mungkin ini tanda2 korupsi yang sangat2 parah di kalangan awam. Korupsi waktu dan korupsi lainnya sepertinya sudah merusak otak orang awam sehingga tidak lagi paham kata JANJI atau JANJIAN. Semoga pemerintah bisa mengambil langkah untuk ini.
Komentar
Posting Komentar