1. Perhatikan berat badanmu
Berat badan bisa menjadi tanda positif atau negatif tentang tubuhmu. Jadi memperhatikan perubahannya bisa jadi cara ampuh untuk mencegah gangguan kesehatan serius.
2. Makan teratur
Maksudnya teratur di sini adalah sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Berat badan tadi bisa menjadi patokan. Kalau dengan gaya makan yang sekarang berat badanmu menjad berlebih, artinya ada yang harus dikurangi. Begitu juga sebaliknya.
3. Vitamin itu penting
Jadi jangan lewatkan menu sayuran atau buah. Sebenci apapun kamu dengan rasanya, sayuran tetap penting untuk tubuh. Begitu juga buah-buahan.
4. Cukup minum air
Air itu sangat penting bagi tubuh. Kehilangan air bisa berdampak lebih parah ketimbang kehilangan makanan. Jadi minumlah yang CUKUP.
5. Olahraga rutin
Kalau malas olahraga, maka persulitlah hidupmu. Maksudnya, ketimbang naik angkot, cobalah jalan kaki. Ketimbang naik lift, cobalah pilih tangga. Dengan “mempersulit hidup” tubuh akan terus aktif seolah sering olahraga.
6. Jauhi tv dan medsos
Kesehatan mentalmu itu penting. TV dan medsos adalah “pengaduk jiwa” nomor satu di dunia. Jadi menjauhinya adalah sesuatu yang sangat baik untuk dilakukan.
7. Tidur yang cukup
Ada banyak teori tentang seberapa “cukup” tidur itu. Tapi kalau saya mencoba mengikuti teladan Rasulullah saja. Yaitu tidur segera setelah isya, bangun tengah malam, lalu tidur lagi di siang hari.
8. Jauhi alkohol dan rokok
Alkohol dan rokok memang ada manfaatnya. Tapi “kerusakannya” jauh lebih banyak dan tak terkendali. Kamu bisa bilang hanya minum sedikit, tapi kamu tidak tahu pada gelas ke berapa “sedikit”mu itu. Rokok? Anakmu lebih butuh susu dan protein daripada rokok. Lalu kenapa “uang rokok” yang terus kau fikirkan?
9. Kendalikan emosi
Jauhi marah-marah yang menguras tenaga. Belajar menyampaikan keberatan dengan tenang. Ini adalah keterampilan yang akan menjaga jiwamu tetap sehat.
11. Berdoa
Hubungan dengan Allah sering dihapus oleh ilmuwan ateis dan sekuler. Padahal dalam banyak peristiwa, hubungan dengan Allah bisa menyelamatkan tubuh dan jiwamu.
Komentar
Posting Komentar