Langsung ke konten utama

10 Tips Berumur Panjang

 1. Perhatikan berat badanmu

Berat badan bisa menjadi tanda positif atau negatif tentang tubuhmu. Jadi memperhatikan perubahannya bisa jadi cara ampuh untuk mencegah gangguan kesehatan serius.


2. Makan teratur

Maksudnya teratur di sini adalah sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Berat badan tadi bisa menjadi patokan. Kalau dengan gaya makan yang sekarang berat badanmu menjad berlebih, artinya ada yang harus dikurangi. Begitu juga sebaliknya.


3. Vitamin itu penting

Jadi jangan lewatkan menu sayuran atau buah. Sebenci apapun kamu dengan rasanya, sayuran tetap penting untuk tubuh. Begitu juga buah-buahan.


4. Cukup minum air

Air itu sangat penting bagi tubuh. Kehilangan air bisa berdampak lebih parah ketimbang kehilangan makanan. Jadi minumlah yang CUKUP.


5. Olahraga rutin

Kalau malas olahraga, maka persulitlah hidupmu. Maksudnya, ketimbang naik angkot, cobalah jalan kaki. Ketimbang naik lift, cobalah pilih tangga. Dengan “mempersulit hidup” tubuh akan terus aktif seolah sering olahraga.


6. Jauhi tv dan medsos

Kesehatan mentalmu itu penting. TV dan medsos adalah “pengaduk jiwa” nomor satu di dunia. Jadi menjauhinya adalah sesuatu yang sangat baik untuk dilakukan.


7. Tidur yang cukup

Ada banyak teori tentang seberapa “cukup” tidur itu. Tapi kalau saya mencoba mengikuti teladan Rasulullah saja. Yaitu tidur segera setelah isya, bangun tengah malam, lalu tidur lagi di siang hari.


8. Jauhi alkohol dan rokok

Alkohol dan rokok memang ada manfaatnya. Tapi “kerusakannya” jauh lebih banyak dan tak terkendali. Kamu bisa bilang hanya minum sedikit, tapi kamu tidak tahu pada gelas ke berapa “sedikit”mu itu. Rokok? Anakmu lebih butuh susu dan protein daripada rokok. Lalu kenapa “uang rokok” yang terus kau fikirkan?


9. Kendalikan emosi

Jauhi marah-marah yang menguras tenaga. Belajar menyampaikan keberatan dengan tenang. Ini adalah keterampilan yang akan menjaga jiwamu tetap sehat.


11. Berdoa

Hubungan dengan Allah sering dihapus oleh ilmuwan ateis dan sekuler. Padahal dalam banyak peristiwa, hubungan dengan Allah bisa menyelamatkan tubuh dan jiwamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.