Sudah hampir satu tahun Nayla rutin kontrol. Setiap kali dia datang, ruang praktik yang kaku ini jadi hangat. Aku mulai hapal aroma parfumnya, cara dia menyelipkan rambut ke telinga, dan caranya tertawa pelan saat aku bercanda soal giginya yang “manis”.
Aku jatuh cinta. Tapi aku tahu batasku. Aku hanya dokter giginya.
Komentar
Posting Komentar