Langsung ke konten utama

Postingan

Djoko Tjandra Ditangkap Polisi MALAYSIA

Setelah baca berita lengkapnya, ternyata DT ditangkap oleh polisi Malaysia, bukan polisi Indonesia. Mungkinkah polisi Indonesia justru kesal gara2 DT ditangkap polisi Malaysia? Apakah seharusnya DT dibiarkan saja buron? Apakah indonesia memasukan DT ke dalam daftar pencarian interpol sebagai......yang penting sudah didaftarkan? Bukankah biaya yang harus ditanggung oleh pajak rakyat untuk melayani DT akan lebih mahal saat dia ditahan di Indonesia, ketimbang dulu saat buron ke luar negeri?  Sekarang biaya makan, tinggal, kesehatan, semuanya akan ditanggung oleh rakyat Indonesia. Padahal dulu waktu di luar negeri, dia harus beli sendiri.

Muslim Itu Pembunuh

Ada yang notice dengan isu itu? Ya, tapi satu2nya rekaman korban PEMBUNUHAN yang dilakukan muslim yang pernah saya lihat adalah TENTARA AMERIKA.  Beda dengan korban bom Amerika atau Rusia, apalagi ISRAEL. Foto wanita dan anak2 bukan barang langka setelah rudal mereka menyentuh tanah.  Lalu kenapa kesannya tetap muslim yang suka bunuhin  wanita dan anak2? Kenapa komika cewek dari amerika yang ngaku muslim malah tetap ngotot bahwa muslim suka bunuhin wanita dan anak? Kalau bunuh tentara, dengan cara apapun, dalam situasi perang, apalagi dia yang datang ke negara, kota anda, bukan anda yang menyerbu mereka, syaa rasa itu sah2 saja. Mereka tentara oneeeeeng. Masak tentara musuh mau dibaik2in.  Otaaak mana otaaaak?

Korban Militer Amerika

Orang anti muslim sibuk merilis provokasi soal kekejaman muslim. Padahal, perang terbesar di dunia justru tidak ada hubungannya dengan islam. Perang Dunia 1 dan 2, tidak ada hubungannya dengan Al qaeda. Tapi jangan tanya jumlah korbannya. Lalu kenapa anda tidak mau membahas agama mereka si pelaku? Perang yang digagas Amerika di Timur Tengah menghasilkan korban 800 ribu orang menurut rilis terbaru. Anda juga tidak mau bahas agamanya? Dan itu terjadi di Timur Tengah.  Pakai otak sederhana anda, ada orang jalan ratusan mil keluar dari negara asalnya, bunuh2in orang, tapi yang dicap sebagai penjahatnya adalah negara yang dia duduki. Otaaak mana otaak?

Lebih Baik Jadi Pejabat Daripada Pengusaha

"Kalau jadi pengusaha, saya cuma bisa mengubah nasib karyawan saya. Kalau jadi pejabat kan saya bisa merubah hidup lebih banyak orang...." Kata seorang anak pejabat yang akan maju di pilkada kali ini. Mungkin dia lupa kalau 9 naga tidak ada yg duduk di pemerintahan. Begitu juga soal kenapa klaim batik oleh Cina tidak ada yang sanggup membantah. Pengusaha justru bisa lebih kuat dari penguasa. 

Pilkada Harus Damai

Tidak usah menjelek2an calon kepala daerah.  Jangan kampanye karena sebagaimana pilpres yang dulu, kampanye itu sebuah bentuk perang saudara, perang sipil, jadi tidak boleh terjadi lagi di indonesia.  Setiap kegiatan demokrasi harus diam di rumah, tenang. Tidak boleh membahas keburukan kinerja pasangan lawan. Itu jahat.  Jadi bahas yang baik2nya saja. Soal dinasti politik? Itu fitnah. Penyebarnya sebaiknya dihukum mati.  Demokrasi itu diam di rumah, membicarakan hal positif. Tidak boleh kampanye. Biarlah nanti di bilik suara saja warga menentukan pilihan. Pilpres saja sudah dianggap perang saudara. Apalagi pilkada? Perang dimana2. Permusuhan. Ribut antar keluarga, antar tetangga. Jangan kampanye, itu dosa. Demokrasi itu yes yes yes, iya iya saja. Tak usah bahas kinerja lawan dll.

Apa Kabar Batik Cina?

Perasaan dulu waktu batik Malaysia muncul, semua orang ikut heboh sampai gaungnya cukup lama. Bahkan Sule pun ikut heboh ikut2an menyindir Malaysia.  Baru2 ini saya pernah baca soal batik Cina. Kalau tidak salah di situ juga ada klaim bahwa batik juga asli Cina. Tapi sampai sekarang gaung masalah itu tidak terdengar lagi. Sule pun tak terdengar komentarnya.  Mungkin karena sedang pandemi, semua tiba2 tak punya tenaga.  Tapi kalau memang standar ganda RI terhadap Malaysia dan Cina ternyata betul, berarti masalah Atta yang sering dikritik youtuber lain itu bukan soal kualitas, tapi penghinaan SARA terhadap Atta Halilintar.