Langsung ke konten utama

Islam itu Rahmat Bagi Sekalian Alam

Hari ini salah satu umat beragama melaksanakan Hari Raya. Sebuah perayaan keagamaan yang seharusnya membawa kedamaian, tidak mengganggu orang lain. Tapi kenyataannya?

Toleransi selalu dijadikan dalih pamungkas oleh mereka untuk mengganggu umat beragama lain. Mereka melarang umat lain yg jelas tak merayakan untuk ikut berdiam diri, ritual ibadah yg mereka lakukan hari itu. Dengan kata lain mereka memaksa. Ya, luar biasa sekali "toleransi" mereka. Bahkan sampai patroli segala untuk mengintimidasi umat beragama lain yg tidak mengikuti ritual mereka.

Sebagian muslim akhirnya terjebak, dan malah ikut2an waktu ramadhan tiba. Muslim ikut2an merazia mereka yg tidak puasa. Padahal islam rahmat bagi sekalian alam. Agama yg diturunkan Allah. Bukan rekaan akal seperti umat zalim yg "pemaksa" tadi. Semua org yg non muslim bebas untuk tidak puasa. Justru kita muslim yg harus sabar menghadapinya karena sedang berpuasa.

Jadi jika umat agama "jahat" itu melakukan pemaksaan dengan dalih toleransi, semoga umat Islam tidak lagi melakukan hal yang sama saat Ramadhan.

Tapi kalau ada yang mentertawakan ibadah atau agama kita saat Ramadhan nanti, semoga Allah memberi kekuatan dan keberanian kepada kita untuk "menggeplak" kepala mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...