Langsung ke konten utama

Manusia Tak Bersyukur

Jakarta punya sejarah panjang. Gubernurnya pun sudah silih berganti. Tapi setahu saya belum satupun yang korupsi atau......terbukti korupsi. Setahu saya cuma 2 orang kafir yang pernah menjabat gubernur jakarta. Keduanya pun tak lama.
Lalu kenapa masyarakat Jakarta anti gubernur muslim?

Jakarta bisa jadi sebagus yang anda tinggali saat ini tentunya jasa pemimpin2 muslim itu juga. 2 orang kafir lebih hebat? Mana datanya? Bang Yos juga kalah donk? Silakan sebutkan nama gubernur jakarta muslim yang korupsi. Hubungi saya kalau sudah ketemu. Yang divonis lho ya, bukan sekedar bacotan anda semata. Lalu kenapa masyarakat Jakarta anti gubernur muslim?

Tapi fenomena ini bukan hal baru. Allah sudah katakan dalam Al quran mengenai fenomena orang2 tak bersyukur. Sesama muslim diludahi, padahal sama sekali tak buruk. Kafir dipuja2 padahal tak lebih baik. Coba anda cari daftar koruptor terbesar di Indonesia. Apa agama mereka. Masih ingat kata "Tansil"? Koruptor yang kabur ke luar negeri itu lho. Muslimkah? Lalu kenapa masyarakat Jakarta anti gubernur muslim?

Allah sudah katakan kalau sebagian masyarakat Jakarta akan melupakan nikmat yang sudah diberikan Allah lewat Islam, orang2 Islam yang pernah jadi gubernur Jakarta. Allah sudah tahu bahwa sebagian besar masyarakat Jakarta akan melupakan begitu saja bahwa tidak ada gubernur muslim yang divonis karena korupsi di Jakarta. Allah juga sudah tahu bahwa anda akan lupa bahwa koruptor terbesar di Indonesia justru tidak berkulit sawo matang. Allah sudah tahu bahwa anda akan melupakanNya hanya karena 1 kesulitan yang hadir setelah ribuan bahagia. Allah sudah tahu kalau anda akan meninggalkanNya hanya karena 1 kesulitan itu padahal sudah banyak yang anda terima dariNya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...