Langsung ke konten utama

Selamat Atas Terpilihnya Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta yang Baru

Judul di atas saya gunakan karena melihat begitu besarnya "dukungan jahat" yang ditujukan untuk menjadikan Ahok sebagai gubernur DKI yang baru.

Berbagai aturan yang berlaku untuk setiap warga negara di negara ini seolah tidak berlaku untuk Ahok. Berbagai instansi pun memainkan berbagai jurus untuk mengintimidasi proses hukum terhadap Ahok, yang seolah menjadi Tuhan mereka. Tidak peduli dg aturan apapun dimunculkanlah isu2 "aneh".

Berawal dari larangan hoax, sesuatu yang aneh, karena hoax artinya fitnah. Kalau memang mau dijadikan aturan hukum, mustinya sejak lama dijadikan larangan yang berkonsekuensi hukum. Kenapa baru sekarang jadi tegas seketika?

Buni Yani yang tidak berbohong pun dengan aneh ditahan.

Tokoh yang tak setuju dg ahok dituduh makar. Dituduh korupsi, dituduh pencucian uang.

Cuma Allah yang bisa mengalahkan Ahok dalam pilkada DKI nanti. Sesuatu yang hampir mustahil. Bukan karena saya pesimis. Tapi karena saya merasa Allah memang ingin Ahok terpilih untuk menyadarkan banyak orang indonesia saat ini yang seolah lupa pada agama.

Allah mungkin ingin Indonesia seperti Turki dulu yang juga dipimpin oleh muslim ultrasekuler. Yang anti Arab. Tapi lihat Turki saat ini, menjadi negara muslim superpower. Penduduk indonesia yang petantang ptenteng sebagai terbanyak di dunia hanya 80 % dari total populasi. Sementara turki 99% nya adalah muslim. Jauh melampaui Indonesia. Itu juga yang akan terjadi jika Ahok berhasil terpilih. Islam akan kembali bersinar di nusantara. Sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...