Langsung ke konten utama
kenapa masih mikirin PKI?

Kenapa pertanyaan itu ditujukan pada yang anti PKI? Coba kembalikan pada anak2 atau kerabat atau simpatisan PKI :

Kenapa masih mikirin PKI?
Kenapa masih menuntut TAP MPRS dicabut?
Kenapa masih bergerilya mengajarkan paham komunis, leninisme, marxisme?

Anak PKI sudah bisa jadi pejabat kok masih bilang ada diskriminasi?

Buat pak Aqus Widjojo yang mengaku sebagai satu2nya korban PKI : silakan kalau bapak mau jadi korban kekerasan PKI berikutnya, monggo, malah saya akan aminkan.

Tapi maaf, kalau saya sih akan berusaha sekuat tenaga untuk melindungi orang2 yang saya sayangi dari kejahatan PKI.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.