Langsung ke konten utama

12 Hal Penting yang Harus Selalu Anda Siapkan Untuk Keadaan Darurat di Rumah

Baik itu badai, kebakaran, gempa bumi, banjir, atau wabah penyakit, Anda harus siap dengan peralatan darurat di rumah Anda. Berikut adalah daftar barang-barang penting yang Anda perlukan dalam keadaan darurat.
Setiap produk dipilih secara independen oleh editor kami. Jika Anda membeli sesuatu melalui tautan kami, kami dapat memperoleh komisi afiliasi.

1. Nomor Telepon Penting
Terkadang kita tahu bahwa suatu bencana akan terjadi, tetapi seringkali juga tidak ada peringatan sama sekali. Pastikan Anda memiliki rencana komunikasi untuk skenario mana pun. Anda dan keluarga Anda bisa jadi sedang berada di sekolah atau bekerja atau sedang tidur ketika terjadi bencana.

Siapa orang yang akan anda hubungi. Siapkan daftar nomor telepon penting yang bisa anda hubungi dalam keadaan darurat. Anda juga harus menyimpan alamat mereka jikalau ternyata tidak dapat menggunakan ponsel.

Pastikan juga bahwa semua anggota keluarga bisa membacanya dengan benar.

2. H2O
Anda perlu menyimpan air, tetapi seberapa banyak? Itu tergantung pada bencana serta di mana Anda berada secara geografis dan status kesehatan Anda.

Covid-19 tidak akan memengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan ke wastafel dan menghidupkan keran. Bencana alam sebaliknya, akan memutus berbagai sumber air anda.

Aturan umum praktis adalah  5 liter air per orang per hari. Simpanlah jatah untuk 3 hari. Anak-anak, ibu yang menyusui, orang sakit, dan orang di tempat yang lebih panas mungkin memerlukan lebih banyak. 

3. Makanan yang tidak mudah rusak
Seperti halnya dengan air, para ahli merekomendasikan agar Anda memiliki cukup makanan yang tidak mudah busuk untuk bertahan setidaknya tiga hari, kalau bisa lebih.

Fokuslah pada bahan yang tidak mudah rusak seperti makanan kering dan  makanan kaleng. Tetapi beberapa produk beku juga bisa bertahan beberapa hari sebelum mulai rusak.

Adapun jenis makanannya, sebaiknya yang mengandung protein dan dapat disiapkan tanpa listrik, seperti sarden, selai, atau mie instan. Jika Anda atau siapa pun di keluarga Anda memiliki kebutuhan diet khusus, pastikan Anda memperhitungkannya juga.

Jangan lupa untuk menyimpan pembuka kaleng atau memilih kaleng yang memiliki cincin pembuka.

4. Kotak P3K
Sangat penting untuk tidak hanya memiliki kit pertolongan pertama yang lengkap , tetapi juga pengetahuan untuk secara efektif menggunakan setiap item dalam kit itu.

Juga pastikan untuk memasukkan produk-produk kebersihan pribadi dan obat-obatan bebas untuk persediaan tujuh hari. Saat wabah seperti ini, akan lebih baik untuk memasukkan pembersih tangan , sarung tangan, dan masker wajah juga.

Sebaiknya kotak P3K disimpan dalam wadah tahan air, plastik bening dan meletakkannya di tempat yang mudah terlihat.

5. Alat serbaguna
Alat serbaguna sederhana bisa menjadi penyelamat. Alat serbaguna Anda harus dapat melakukan apa yang dapat dilakukan alat lain yang banyak dibutuhkan, seperti obeng, tang, atau gunting dan tentu saja pembuka kaleng.

Mobil Anda juga harus memiliki perlengkapan alat daruratnya sendiri yang mencakup air dan makanan tidak mudah busuk berenergi tinggi, juga ban cadangan yang terisi, kunci roda dan jack, kabel jumper, segitiga reflektif dan kain berwarna terang. 

6. Uang Tunai
Covid-19 sepertinya tidak akan memengaruhi keberadaan ATM. Tetapi bencana alam lainnya bisa membuat anda kesulitan menemukan uang tunai.

Sistem digital bekerja dengan baik tetapi setelah terjadi bencana biasanya akan ada pemadaman listrik yang berkepanjangan. Anda mungkin akan berada dalam situasi di mana mesin  ATM tidak berfungsi normal.

Itu berarti Anda mungkin harus mengandalkan uang tunai selama keadaan darurat.

Tidak semua orang memiliki cukup uang untuk melakukan ini, tetapi jika Anda dapat menyisihkan sebanyak pengeluaran satu bulan mungkin sudah cukup.

7. Bensin
Sebaiknya mobil anda setidaknya terisi setengah penuh setiap saat. Menyimpan bensin dalam galon tidak disarankan karena akan mengundang kebakaran.

8. Pakaian ganti
Siapkan dua sampai tiga stel. Sangat penting untuk memiliki jenis dan jumlah pakaian yang tepat yang Anda perlukan dalam situasi tertentu.

Pertimbangkan untuk memiliki mantel, ponco, atau jas hujan. Ikuti aturan tiga hari yang sama di sini. Pastikan juga bahwa ukurannya pas. Terutama karena badan anak2 akan membesar seiring waktu.

9. Sepatu tertutup
Jika Anda harus pergi dengan cepat, Anda mungkin tidak memiliki kesempatan untuk memilih sepatu yang ideal.  Tetapi, jika Anda bisa, ambil sepatu yang tertutup. Sepatu tertutup bisa melindungi Anda dari berbagai jenis permukaan jalan. Sepatu tertutup juga bisa melindungi dari api kecil atau kemungkinan terkena bakteri dari luar.

10. Alat berteknologi sederhana
Teknologi tidak selalu dapat diandalkan, terutama dalam bencana. Itu berarti Anda harus memiliki beberapa pilihan teknologi sederhana di tangan seperti radio dan senter bertenaga baterai dan baterai tambahan. Kantong plastik juga tidak hanya baik untuk menampung sampah tetapi juga untuk menjaga agar barang-barang tetap kering, dan korek api dalam wadah kedap air atau kering juga merupakan ide bagus.

Terpal plastik ringan dan selotip bisa sangat berharga jika ada kaca rumah yang pecah. Tetapi Anda juga harus menyimpan charger untuk ponsel Anda. Baik charger yg terhubung ke mobil maupun yg biasa.

11. Dokumen penting
Ini penting bukan hanya selama bencana, tetapi untuk membangun kembali kehidupan Anda setelahnya. Memiliki dokumen legal dan pribadi yang penting dapat meminimalkan stres setelah bencana berlalu.

Simpanlah
* Dokumen identifikasi, baik itu SIM, paspor, atau kartu identitas lainnya.
* Dokumen legal. Ini termasuk akta kelahiran, semua hak asuh anak atau surat adopsi, surat wasiat, surat kuasa, dan sejenisnya.

Anda dapat memindai dokumen Anda atau mengambil foto dengan ponsel Anda atau membuat fotokopi dan menyimpannya dalam kotak darurat Anda. Anda juga dapat menyimpan dokumen-dokumen ini secara online.

12. Hiburan
Meskipun penting untuk memastikan Anda memiliki kebutuhan dasar hidup, yaitu makanan, air, dan pakaian, penting juga untuk sedikit menghibur diri jika Anda nanti harus mengungsi. Ini sangat penting juga untuk anak-anak.

Ini bisa berupa setumpuk mainan kartu untuk Anda, juga boneka atau mainan untuk anak Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...