Langsung ke konten utama

Dokternya Pakai Hazmat Ga

Bulan itu pertanyaan tolol yang harus anda tanyakan pada dokter yang akan merawat anda. Kecuali anda sedang jatuh cinta padanya atau benar2 sayang setengah mati. Karena hazmat itu perlindungan DIRI, bukan perlindungan KAMU atau ANDA. 

Jadi kalau dia pakai hazmat, bukan berarti melindungi anda dari covid19 atau virus berbahaya lainnya. 

"Setidaknya saya terlindungi kalau dia OTG, Orang Tanpa Gejala...."

Kata siapa? Kalau dia OTG, semua permukaan yang ia sentuh, kena nafasnya, kena percikan liurnya saat bicara, itu semua mengandung virus. Jadi dengan anda datang ke tempatnya saja itu sudah berpotensi tertular covid 19. 

"Setidaknya saya terlindung dari pasien lain yang kemungkinan OTG...."

Sama seperti fakta kalau dokternya OTG di atas. Pasien OTG, dengan datang ke tempat itu saja sudah menyebabkan seluruh ruangan berpotensi tertular. Apalagi WHO sudah mengakui soal penyebaran covid19 via udara.

"Jadi gimana donk?"

Yang perlu anda tanyakan adalah, apakah dokternya MENGGANTI hazmatnya SETIAP SELESAI SATU PASIEN. Kemudian dia memberi JARAK antar pasien agar bisa mensterilkan alat dan ruangan. Untuk ini mungkin butuh 1 JAM minimal antar pasien. Kemudian tarifnya, mustahil anda kena tarif di bawah 500rb untuk sekali perawatan kecuali dokternya memang hobi sedekah. 

Jadi sebelum bertanya tentang semua hal di atas, pastikan dulu isi kantong anda. Jangan sok bertanya, tapi pas liat tarifnya malah ga jadi. Malu2in. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

5 Juli

Nayla datang untuk kontrol terakhir sebelum pernikahannya. Ia mengenakan dress putih. Cantik sekali. Katanya, ia ingin senyum terbaik di hari bahagianya. “Terima kasih, Dok. Kamu selalu sabar.” Aku ingin memeluknya, atau sekadar bilang jangan pergi… Tapi aku hanya berkata, “Senyummu… sudah sempurna sejak pertama kali kamu datang, Nay.” Itu hari terakhir aku melihatnya secara langsung.

KFC atau McD atau A&W?

Sebetulnya masih banyak ayam2 lainnya. Tapi semuanya saya kerucutkan menjadi 3 merek di atas. Dari ketiganya, saya pilih A&W.  Dulu pertama kali nyoba A&W itu bareng sepupu. Pesan paket dengan rootbeer yang bikin sepupu nanya : Assep minum bir? Ya namanya rootbeer tp isinya bukan minuman haram itu. InsyaAllah ga memabukan. Kayak soda biasa aja. Maksudnya jenia minumannya. Kalau rasanya.....hmmm unik. Mungkin lantaran di booth fastfood lain sudah pakai cocacola atau pepsi yang rasanya hampir2 mirip, jadinya pas nyobain rootbeer A&W berasa beda banget.  A&W itu rasa ayamnya unik. Entah kenapa bumbunya yang beda dengan yang lain menjadikan rasa ayamnya lebih asik di lidah. Mau yg original atau pun yang hot alias lebih pedas tidak membosankan. Tapi ini berlaku di jawa saja ya. Saya trauma nyobain A&W kalimantan timur. Soalnya rasanya beda. Semua kenangan saya akan rasa A&W jadi rusak di sana. Kalau dari segi harga, memang lebih mahal dibanding yang lain. Ma...