Langsung ke konten utama

Dunia Standar Ganda

Barusan baca fakta tentang pendapat bumi datar, dan pendukungnya adalah seorang bule, yang dijamin 100 persen bukan muslim. Daaaaan.....kemungkinan besar orang kafir Amerika. 
Tapi kenapa pada salah satu diskusi agama di speaker corner malah yang dituduh mendukung bumi datar itu Al Quran. Klo memang Al Quran mendukung teori bumi datar, pastinya 90 persen, atau minimal 50 persen muslim di dunia akan mendukung teori bumi datar. Karena Al Quran adalah kitab suci paling terjaga keasliannya di dunia.
Lagi2 kasus standar ganda dari orang bule yang menuduhkan sesuatu kepada kaum lain, apa yang sebenarnya mereka lebih buruk dalam melakukannya.

Menuduh soal perbudakan, padahal Islam menghapuskan perbudakan dengan jalan yang sangat halus. Bahkan jikapun masih ada perbudakan dalam Islam, ada hak2 budak yang tak boleh dilanggar. 

Menuduh soal orang Islam kejam. Padahal korban pembunuhan tentara Amerika di abad 20 dan 21 di seluruh dunia saja tidak sebanding dengan korban muslim sepanjang masa, bahkan jika tragedi WTC dimasukan sekalipun.

Menuduh soal islam merendahkan perempuan. Padahal Islam mewajibkan laki2 untuk menikahi wanita yang disukainya. Bukan seperti barat yang jika sudah beristri, tapi suka cewek lain, bisa berhubungan secara diam2. Akibatnya si selingkuhan tak punya status jelas, hanya jadi pelampiasan nafsu diam2 si buaya.

Daaaan....masih banyak kasus standar ganda lain yang rasanya tidak butuh otak istimewa untuk menerjemahkannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...