Langsung ke konten utama

Konspirasi Ekonomi di balik Covid 19

Iya saya percaya virus bernama covid19 yang bisa menyebabkan ini dan itu itu ada. Tapi kayaknya perlu juga akhirnya ngeluarin uneg2 ketika melihat arahnya ke eksploitasi ekonomi gini.

Bukannya secara logika, sejak dinyatakan airborne maka satu2nya jalan untuk berhadapan dengan covid adalah vaksin atau obat?

Loh kok nyerah? Gak bisa gitu donk, tentu lebih baik pakai APD dll.
Yaiyalah. Tapi pakai logika saja, klo airborne artinya apa? Bukankah tidak ada lagi tempat untuk sembunyi? Kamu pikir sekali lap atau semprot ruangan pakai desinfektan lalu si virua yang sedang tamasya di udara ga akan nempel sampai setahun kemudian? 

Come on, otak kita kan sama2 dicipta buat mikir bro? 

Namanya juga usaha kan.
Yaiyalah. Tapi bukan berarti lalu memberikan stigma bahwa tempatmu bersih dan anti kuman ketika sudah didesinfektan dan tempat yang tidak adalah penuh kuman. Lama2 ini jadi bahan jualan desinfektan dan baju APD saja.

Satu2nya cara aman adalah dengan menyinari seluruh permukaan di atas bumi tanpa terkecuali dengan sinar UV. Gimana? Bisa gak? 
Kalo bisa, silakan lanjutkan kampanye, SAYA STERIL, DIA TIDAK. Atau RUMAH SAYA STERIL, DIA TIDAK.

Ayolah mikir. Jangan sampai kayak kampanye selalu mencuci tangan dengan sabun yang ternyata di kemudian hari terbukti mengganggu perkembangan imun manusia. 

Jangan berkonspirasi di tengah penderitaan masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...