Langsung ke konten utama

9 Negara yang Tidak Memiliki McDonald's


Di Amerika Serikat, Anda tidak dapat menjauh lebih dari 100 km dari McDonald's. 
Karena itu, mungkin mengejutkan bahwa beberapa negara di dunia justru tidak memiliki satu pun McD. Tapi itulah kenyataannya, berbagai hal mulai dari keruntuhan ekonomi hingga perselisihan politik telah mengakibatkan negara-negara berikut ini bebas dari McD.


1. Bermuda

Hingga tahun 1995, hanya ada satu restoran McDonald's di kepulauan ini. Sekarang, tidak ada lagi. Negara ini memiliki undang-undang yang melarang kedai makanan cepat saji asing yang telah ada sejak tahun 1970-an. McDonald's, berhasil menemukan celah pada tahun 1985 dengan membangun McD di Pangkalan Udara Angkatan Laut AS. Tapi sejak stasiun itu ditutup pada 1995, McDonald's pun tutup. McD mengambil kesempatan lain pada 1999, tetapi kali ini, Undang-Undang yang menang.


2. Iran

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara negara Timur Tengah ini dan Amerika Serikat paling tegang, dan waralaba asal Barat seperti McDonald's telah mengalami kerugian besar. Belum ada satu McD pun di Iran sejak 1979. Namun, itu tidak menghentikan orang untuk bertanya-tanya apakah McD akhirnya bisa kembali. Masalah yang lebih rumit adalah, Iran telah menciptakan pengganti McDonald's sendiri, yaitu Mash Donald's. 


3. Makedonia

Bangsa kecil di Eropa ini, yang terletak di Balkan, dulu memiliki beberapa restoran McDonald's, dengan beberapa di antaranya berada di ibu kota negara, Skopje. Pada 2013, orang yang menjalankan McDonald's di Makedonia kehilangan lisensi mereka, menyebabkan ketujuh tokonya tutup secara permanen. Rumor mengatakan bahwa pewaralaba Makedonia dan CEO McDonald's Eropa berselisih keras.


4. Yaman

Perekonomian di negara Timur Tengah ini sedikit goyah, jadi McDonald's tidak percaya bahwa membuka restoran di sana akan "layak secara ekonomi". Di sisi lain, ekstremis di Yaman mengancam akan melakukan aksi terhadap McDonald's jika berani menunjukkan keberadaannya di negara tersebut.


5. Montenegro

Pada tahun 2003, McDonald's membeli sebuah toko kecil di negara kecil ini. Mereka kemudian mendirikan sebuah "McDonald's mobile". Dibuka dengan harapan bahwa hal itu dapat memancing ke arah sesuatu yang lebih permanen. Meskipun banyak orang menyukai makanan McD, pemerintah bekerja sama dengan bisnis lokal untuk mencegah Ronald McDonald membuat tempat permanen di Montenegro. Sejak itu, McD tetap bertahan secara "mobile"


6. Korea Utara

Tidak mengherankan tentunya, karena negara ini sangat membenci Amerika, dan McDonald's tidak terkecuali. Namun demikian, beberapa anggota elit pemerintah Korea Utara diyakini pernah menyelundupkan McD ke negara itu dari Korea Selatan untuk konsumsi pribadi mereka sendiri.


7. Zimbabwe

Pada tahun 2000, McDonald's berada di tengah-tengah upaya untuk memperkenalkan diri kepada negara Afrika ini, ketika negara itu akhirnya mengalami keruntuhan ekonomi besar-besaran. Orang-orang McDonald's segera mundur, dan Zimbabwe tetap bebas McD sampai sekarang. Ada desas-desus yang mengatakan mungkin mereka akan mencoba lagi dalam waktu dekat. Tetapi  McDonald's mengklaim bahwa tidak ada rencana konkret ke arah itu.


8. Bolivia

Meskipun McDonald's tidak secara langsung dilarang di negara Amerika Selatan ini, McD terakhir di Bolivia ditutup pada tahun 2002. Mengakhiri hubungan yang sudah lama tegang antara raksasa makanan cepat saji itu dan pemerintah negara setempat. McDonald's gagal di sana karena orang Bolivia tidak ingin berbondong-bondong ke perusahaan besar untuk membeli burger. Dan presiden Bolivia yang sekarang ini membuat pernyataan yang sangat jelas tentang McD. Ia mengklaim bahwa McD tidak tertarik pada kesehatan manusia, hanya pada pendapatan dan keuntungan perusahaan.


9. Islandia

Seperti Zimbabwe, Islandia mengalami kehancuran ekonomi besar yang menghancurkan prospek McDonald's di negara kepulauan ini. Tidak seperti Zimbabwe, Islandia memiliki McDonald's sebelum bencana 2009, di ibu kotanya. Namun, ada rumor yang mengatakan bahwa pemerintah Islandia tidak begitu senang dg keberadaan McD sejak awal, karena Islandia adalah negara yang sangat sadar kesehatan. Terlepas dari semua itu, ada kemungkinan Islandia akan meninggalkan daftar ini dalam waktu dekat. McDonald's diketahui memiliki "rencana pengembangan" yang sedang berjalan di sana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...