Langsung ke konten utama

Teror Israel Kepada Palestina Bukan Perang Agama?

Masjid Al Aqsha, Palestina

Anak2 alay, kpopers tiktok, sibuk mempromosikan kalimat di atas. "Israel vs palestina bukan perang agama". Bener gak?

Israel dalam melakukan tindakannya, bahkan zionis ketika memilih tanah Palestina untuk dirampas, rujukannya adalah teks keagamaan mereka, kitab2 tertulis di agama Yahudi. Jadi perang agama bukan?

Konon al aqsha terus dirongrong karena di bawahnya dianggap adalah kuil Yahudi terbesar di zaman dahulu. Jadi perang agama bukan? 

Pendukung2 israel dari kristen juga terus mendukung israel pake apa? Teks keagamaan mereka juga. Menurut mereka Israel dijanjikan tuhan dan blablabla sesuai kitab suci mereka. Jadi perang agama bukan?

Amerika juga mendukung israel kira2 kenapa? Sudah nonton dokumenternya? Mereka meyakini israel adalah blablabla.....sesuai bibel mereka. Jadi perang agama bukan?

Terus sekarang anak gadis centil yg setiap hari nonton kpop atau selfie bikin tiktok lantang bicara :"israel palestina bukan perang agama!"? 

Lalu kenapa sih amerika sibuk menghembuskan propaganda "israel palestina bukan perang agama"? 

Karena mereka belajar dari kasus Aceh dan Arab. Klo sudah dikaitkan dengan agama, muncul jihad. Klo sudah jihad, kelar nasib amerika sama israel. Secanggih apapun amerika, mereka sudah merasakan neraka jihad Aghanistan. 

Makanya mereka perlu bikin bingung anak muda. Dan ya masuknya lewat anak2 alay tadi. Karena alay2 ini banci tampil. Dan sayangnya apapun yg disampaikan oleh banci tampil, meski ditolak oleh 100org pintar, tapi akan tetap diikuti oleh 1 juta orang bodoh. 

Akibatnya anak2 balita atau usia SD SMP sudah mulai ragu. Israel vs palestina bukan perang agama menurut mereka. Padahal klo mereka coba tonton video2 bule tentang israel, bule itu pasti sering keceplosan nyebut "religous war" soal teror israel terhadap palestina. Ya karena mereka sadar bahwa israel vs palestina adalah perang agama, bukan soal politik.

Jadi berhentilah wahai sesama muslim, menjatuhkan moral sesama kalian. Atau kalau memang bosan di agama Allah ini, pergilah saja daripada merusak barisan. 

Teror israel terhadap Palestina adalah masalah agama, bukan politik, bukan perbatasan wilayah. 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...