Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

PPKM Menciptakan Kerumunan

Hari ini sy ada perlu ke Bekasi Kota yg tidak bisa ditunda. Sampai di stasiun Bekasi, kereta yg biasanya sdh ada, ternyata belum datang. Yg ada kerumunan calon penumpang menunggu kereta. Katanya PPKM dibuat untuk mengurai kerumunan. Tapi kenyataannya? Malah menciptakan kerumunan di mana2. 

Susu Penyembuh Covid

Awalnya memang penasaran sama susu ini, susu lansia, susu bayi, susu ototlah, dan jenis2 susu lainnya. Sebelum akhirnya sy baca sebuah artikel marketing. Di situ disebutkan bahwa sebenarnya itu teknik marketing. Bahwa susu apapun, bagus untuk lansia. Susu apapun bisa untuk menggemukan badan. Susu apapun, bisa dijadikan pengganti makanan sehari2, buat diet. Susu apapun, bagus untuk anak2 dan pertumbuhan tulang. Tapi si produsen ingin membuat seolah2 susunya ISTIMEWA. Berbagai teknik pun dirancang. Yang sederhana, tentunya ngiklan. Yg lebih rumit, SEWA BUZZER. Akhirnya semua org percaya, susu A untuk lansia, B untuk balita, dan C untuk olahraga. Padahal sama. Oiya susu APAPUN maksudnya, semua susu sapi ya. Lah kok kenapa sekarang heboh susu A2? Come on. Semua jenis susu sapi itu bermanfaat. Dan salah satu teknik marketing paling top di dunia KESETANAN alias KESEHATAN adalah CIPTAKAN KETAKUTAN. Buatlah seolah2 klo tidak dapat A2 anda bakal jadi orang paling tolol di dunia. Padahal tidak s...

Jangan Mendadak Komunis

Ya, setiap tahun pasti ada fase ini. Ketika seluruh indonesia mendadak jadi komunis. Biasanya karena harga sembako naik.  Ketika harga daging naik, seharusnya kita senang karena pasti banyak yg tertarik menggerakan ekonomi desa dg membuka peternakan. Indonesia banyak ternak, bisa ekspor. Tapi kenyataannya, komunisme adalah paham mayoritas rakyat indonesia. Seketika mereka teriak kencang : PETERNAK HARUS DIBANTAI! Dengan cara apa? PEMERINTAH HARUS MENURUNKAN HARGA DAGING! Akhirnya dibukalah keran impor oleh pemerintah. Peternak bertumbangan, importir kaya makmur. Padahal tanpa makan daging setahun pun orang India bisa hidup. Apalagi ini, ketika harga cuma menunggu fase suplai dan demand stabil saja. Begitu juga ketika harga bawang naik, telur naik, beras naik. Senada komunisnya. Minta semuanya dibantai oleh pemerintah. Impor, selesai. Tapi lucunya kemudian, mereka pula yg teriak2 anti impor. Mereka pula yg dengki melihat importir kaya. Padahal mereka yg minta. Sekarang dunia medis s...

Orang Tua Aneh

 Ya. Orang tua aneh tolol mana yang berani bilang :"Aku sudah pernah muda, tapi kamu, belum tentu bisa tua..." ke anak muda. Menjadi tua, renta, bangke, bau tanah, kok bangga. Ibarat orang ngomong, :"Mobil saya pernah kinclong, tapi kamu, belum tentu mobilmu bisa karatan kayak mobil saya...." Siapa orang gila di dunia ini yang mau merasakan menjadi lemah? karatan? lamban? penyakitan? Ya, sebetulnya saya sudah pernah nulis tentang ini. Tapi ya muncul lagi di kepala ketika merasakan tubuh yang semakin tua ini berjalan kaki menuju stasiun kranji. Apalagi ditambah postingan tiktok para milenial yang sangat masuk akal, menjawab orang2 tua dan miskin yang ingin sombong, :"Anak orang kaya mana pernah ngerasain enaknya main bola becek2an, pake gawang dari sendal..." dan dibalas oleh mereka yang cerdas ini, "Anak miskin mana tau rasanya nonton MU langsung di Old Trafford dan foto bareng Pogba.." Balasan yang sangat masuk akal, tapi maknanya.....tidak perl...