Langsung ke konten utama

Ritsleting Anda YKK Bukan?

Ritsleting YKK


Kira-kira setengah dari semua ritsleting di dunia dicap dengan huruf-huruf ini.
 
Meskipun ada beberapa cara untuk memperbaiki ritsleting, akan sangat membuat frustrasi jika ritsleting yang rusak merusak pakaian atau aksesori yang biasa kita digunakan. Perusahaan yang menjual barang dengan ritsleting sudah pasti memahami hal ini. Jadi, banyak dari mereka mengandalkan produsen yang sama dan menghiasi produknya dengan ritsleting YKK. 

YKK adalah perusahaan Jepang dengan reputasi yang patut ditiru. Mereka memproduksi sekitar setengah dari semua ritsleting yang dibuat di seluruh dunia setiap tahun, yang setara dengan sekitar tujuh miliar buah. YKK adalah singkatan dari “Yoshida Kogyo Kabushikikaisha”, bahasa Jepang untuk “Yoshida Company Limited”. 

Mengapa ritsletingnya bertuliskan YKK? 
Inisial ini tidak hanya muncul di ritsleting pada berbagai merek fashion, tetapi juga muncul di berbagai jenis barang yang berbeda. Anda kemungkinan besar akan menemukan ritsleting YKK di tas Hermes,pakaian scuba-diving, bagpipe, atau ransel. 

Mengapa ritsleting YKK begitu umum? Sederhananya, desainer sudah mempercayai merek ritsleting yang dapat diandalkan ini. Ada masalah kualitas di saat mereka menggunakan ritsleting yang lebih murah dari merk yang berbeda. Akhirnya mereka percaya pada YKK saja. Ketika pelanggan membeli celana seharga Rp. 2.000.000,- , mereka tentu ingin ritsleting yang bagus. Karena pelanggan akan menyalahkan keseluruhan pembuat pakaian, meskipun hanya ritsletingnya yang buruk. 

Sejarah ritsleting YKK 
Namun, YKK bukanlah penemu ritsleting. Penemunya adalah orang Amerika bernama Whitcomb L. Judson, yang menciptakan alat bernama "pengikat kunci rantai" pada tahun 1890-an. Perusahaannya masih ada sampai sekarang yang dikenal sebagai Talon, Inc. Mereka masih memproduksi ritsleting yang digunakan oleh Brooks Brothers, Uniqlo, dan merek populer lainnya. 

Ritsleting YKK muncul ketika pendiri perusahaan, Tadao Yoshida, memutuskan bahwa dia tidak puas dengan metode produksi ritsleting yang sudah ada. Di pabrik perusahaan YKK, setiap aspek proses manufaktur berlangsung di satu tempat. Mulai dari peleburan logam hingga pengemasan produk jadi. Dengan tingkat kontrol kualitas yang tinggi seperti itu, tidak heran mengapa ritsleting YKK berhasil mengambil alih pasar dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...