Langsung ke konten utama

Kenapa Ada Sikat di Eskalator



Berlawanan dengan kepercayaan populer, sikat eskalator sebenarnya bukan untuk membersihkan sepatu Anda. 

Banyak dari kita yang pernah menaiki eskalator, baik itu di bandara, mall, atau tempat lain di sekitar kota. Anda mungkin berpikir, fakta menarik apa yang perlu dipelajari tentang tangga bergerak ini? Nah, selain alur pada eskalator yang unik itu, pernahkah Anda bertanya-tanya untuk apa ada sikat di tiap sisi bawah eskalator itu? Anda mungkin sudah menyikat sepatu Anda, tapi mereka sebenarnya memiliki tujuan lain selain membersihkan kotoran dari sepatu Anda. 

Apa yang disebut sikat eskalator? 
Sikat eskalator mungkin tidak terlalu menarik bagi sebagian besar orang. Beberapa orang menyebutnya deflektor. Posisinya di bawah pegangan eskalator, tepat di atas aliran tangga. 

Mengapa eskalator memiliki sikat? 
Sikat eskalator sebenarnya adalah fitur keamanan. Sikat ini menjaga sepatu, kaki, pakaian longgar, dan apa saja agar jauh dari celah antara aliran tangga dan pegangan tangga eskalator. Mereka berfungsi sebagai tanda peringatan. Selain menjaga keseimbangan saat berada di eskalator, celah di sisi tangga itu mungkin tidak terlalu menjadi perhatian Anda. Tapi eskalator adalah mesin dan mesin bisa berbahaya. 

Bagaimana sikat ini membuat eskalator lebih aman? 
Beberapa eskalator memiliki batas kuning sebagai indikasi untuk tidak terlalu dekat lagi dengan pinggir tangga, tetapi beberapa tidak. Tapi semua eskalator memang memiliki sikat ini. Celah kecil antara tangga eskalator dan pegangan samping, mengarah ke bawah ke tempat semua roda gigi yang membuat eskalator bekerja. Ketika barang-barang tersangkut di celah itu, seperti tas, jaket, dan bahkan jari kaki, barang-barang itu bisa terjepit di antara motor yang menyebabkan eskalator berhenti bekerja dan jari-jari kaki Anda juga bisa BERHENTI BEKERJA. 

Eskalator cukup kuat untuk menyebabkan beberapa kerusakan signifikan pada bagian tubuh manusia. Banyak kecelakaan eskalator merupakan akibat langsung dari tangan atau kaki yang tersangkut di celah ini. Jadi, sikat eskalator dimasukkan sebagai standar keamanan untuk menghentikan sesuatu memasuki celah atau membelokkannya. Mungkin sekarang kita semua akan sedikit lebih berhati-hati lagi saat naik eskalator.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Ruslan Buton Untuk Joko Widodo

Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...

Dokter Bhinneka Tunggal Ika? Atau Dokter Anti Islam?

Hhmmm dokter bineka tunggal ika..??? Rasanya dari dulu ga pernah ada masalah dengan Bhineka Tunggal Ika....dari mulai kuliah rekan2 dari sabang sampe merauke, dosennya juga dari berbagai suku ras dan agama.. sampai sekarang jadi TS.. pasien2 juga beragam dari mulai yang matanya sipit kulitnya hitam, dilayani dengan baik sesuai kode etik.. Kenapa tiba2 ada yang ngaku2 dokter Bhinneka Tunggal Ika? Hahaha.. Pilkada DKI sudah selesai, jangan profesi dokter kalian tunggangi karena sakit hati. InsyaAllah tinggal usulkan : Presiden harus beragama non muslim dan berasal dari etnis Tionghoa di UUD kita nanti. Sesuai penafsiran Bhineka Tunggal Ika kalian kan? Hahahaha

3 Cara Mendisinfeksi Masker

Ahli medis merekomendasikan untuk mencuci masker setidaknya sekali sehari. Berikut adalah tiga metode untuk mendisinfeksi masker  secara efektif. 1. Bersihkan masker di mesin cuci Jika Anda memiliki mesin cuci, sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan masker Anda. Pastikan untuk mencuci masker Anda setiap selesai digunakan. Pakailah kantong khusus seperti mencuci sepatu untuk melindungi elastisitasnya. Cuci masker Anda dengan deterjen cuci biasa dan bisa tambahlan  air panas juga. Selanjutnya, keringkan.. Metode yang sama juga berlaku untuk penutup wajah kain lainnya seperti bandana atau syal. 2. Bersihkan masker di wastafel Karena tidak memiliki akses ke mesin cuci, Anda juga dapat membersihkan masker kain di wastafel dapur Anda. Isi wastafel Anda dengan air panas dan sabun cuci piring. Biarkan masker wajah Anda terendam dalam air sabun panas selama setidaknya lima menit. Pastikan untuk mengeringkannya sampai benar2 kering sebelum memakainya. 3. Disinfeksi masker...