Tiba2 lewat fyp saya soal aturan warisan dalam Islam. Ibu2 dapat 1 bagian sedangkan bapak2 dapat 2 bagian. Ustadz Khalid kemudian memberikan penjelasan kenapa.
Ya, bukan rahasia lagi klo banyak wanita yg protes soal pembagian ini. Apalagi feminis. Tapi bukan cuma ini.
Dulu di Puskesmas Gunung Tabur, Kabupaten Berau, awalnya sy dapat bagian honor BPJS rata2 2,5 jt per bulan. Tiba2 turun jadi 1,5 jt per bulan. Usut punya usut, GOSIPnya, uang bpjs sy diturunkan karena pasien gigi sedikit. Entah benar atau tidak wallahualam. Padahal aturan dari bpjsnya pembagian uang bpjs itu bukan berdasarkan brp pasien yg masuk ruangan, tp berdasarkan persentase jumlah peserta bpjs di puskesmas itu.
Ada lagi ketika bidan dan perawat magang diputuskan untuk diberi honor dari pemotongan uang bpjs tenaga kesehatan lainnya. Padahal pegawai magang itu sudah bikin perjanjian untuk tidak digaji selama magang. Sifat kerja mereka sukarela, bukan dipaksa, atau diperbudak.
Tapi itulah ibu2. Mereka senang membuat aturan sendiri, sesuka hatinya. Aturan Allah saja dilawan, apalagi cuma atura pemerintah. 😁
Komentar
Posting Komentar