Langsung ke konten utama

Cara Menghalau Nyamuk Paling Ampuh




 1. Jangan biarkan ada air menggenang

Nyamuk butuh air tenang untuk meletakan telurnya dan kemudian membiarkannya tumbuh dewasa selama 2 minggu. Jadi salah satu cara efektf untuk menghalau kehadiran nyamuk adalah mencegah adanya air yg DIAM atau menggenang, atau tempat/wadah yg bisa menjadi tempat air menggenang.


2. Buat kolam ikan

Kalau anda punya halaman luas, lalu takut nyamuk bersarang, buatlah kolam ikan. Termasuk juga pot besar yg masih kosong dan anda bingung mau ditanami apa, isi saja dulu dengan ikan. Termasuk wadah-wadah besar lainnya.


3. Pasang kawat nyamuk di jendela.

Dahulu penghalang nyamuk yang satu ini hanya terbuat dari bahan besi alias kawat. Tapi sekarang bahannya lebih lembut dan fleksibel. Ini salah satu cara yang sangat efektif untuk mencegah ngamuk masuk ke dalam ruangan.


4. Gunakan aroma terapi

Bau citrun,lavender atau pepermint adalah beberapa bau yang dapat menghalau nyamuk. Anda bisa menggunakan bau ini dalam bentuk essential oil yang diletakan di titik-titik tertentu rumah anda yang sering dihinggapi nyamuk.


5. Tanamlah tumbuhan penghalau nyamuk.

Bunga tai ayam, lavender, dan sasahangan adalah beberapa tanaman yang bisa menghalau nyamuk. Bonusnya adalah mereka bunga yang berwarna mencolok. Jadi akan turut menambah keindahan taman anda. Selain itu, sereh, kemangi, juga menghalau nyamuk.


6. Gunakan kipas angin di acara luar ruangan

Kalau anda mengadakan pesta, dan sadar bahwa lokasi tenda adalah daerah rawan nyamuk, sebaiknya gunakan kipas angin sebagai penghalau nyamuk. Nyamuk adalah serangga yang lemah. Jadi hembusan angin dari kipas akan menghalaunya. Selain itu, kipas juga akan membuang bau-bau dari tamu yang mungkin menarik perhatian nyamuk.


7. Tutup tong sampah

Tempat sampah dapat menjadi sarang nyamuk karena baunya dan airnya. Jadi dengan menutupnya akan mencegah 2 hal ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang Membuat Anda Ketagihan Makan French Fries McDonald's?

French Fries Untuk membuat kentang goreng atau French Fries McDonald's, kentang segar dicuci, dikupas, dipotong, dan direbus di pabrik. Konon  juga ditambahkan bahan kimia untuk menjaga kentang tetap berwarna kuning muda (tapi itu bukan rahasia di balik rasanya yang enak).  Setelah itu, kentang yang sudah terpotong digoreng kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai2 McDonald's.  Di restoran, potongan kentang beku itu digoreng dengan minyak dan garam sebelum dihidangkan untuk Anda.  Itu semua terdengar cukup standar, jadi mengapa kentang mereka sangat nikmat? Semuanya berawal pada 1950-an ketika perusahaan penyedia minyak nabati McDonald's tidak mampu membeli peralatan yang dibutuhkan untuk menghidrogenasi minyak, yang akan memperpanjang keawetannya.  Jadi pemasok memilih campuran minyak dan lemak sapi sebagai gantinya. Seiring waktu, McDonald's dan kedai makanan cepat saji lainnya menjadikan lemak hewani sebagai bagian dari  rasa penggor...

Tukang Bid'ah

Seorang ulama di Youtube mengeluarkan kata2 "suka membid'ah2kan orang" untuk merujuk pada salah satu kelompok Islam. Saya lalu terpikir : kenapa? Setelah menonton beberapa video yang ada kata "bid'ah"nya saya heran. Tidak ada kelompok islam yang menuduh kelompok lain melakukan bid'ah. Yang ada beberapa ulama yang MEMBUKTIKAN bahwa beberapa ibadah yang dilakukan oleh kelompok lain tergolong bid'ah. Sementara "ulama bid'ah" tidak pernah berniat membuktikan bahwa mereka tidak melakukan bid'ah. Adanya hanya melakukan counter dengan menuduh pihak anti bid'ah sebagai "suka membid'ah2kan orang" untuk mengesankan ulama anti bid'ah sebagai pihak yg jahat, minimal ceroboh dengan menyematkan kata "suka" tadi. Dengan kata lain, mereka memang tidak punya dalil keislaman untuk membela ibadah rekaan yang mereka jalani. Inilah yg merusak Islam. Ketika si salah tidak mau dibilang salah, tapi juga tidak bisa mem...

Poltergeist

Ramadhan 2017, aku pulang kampung ke Jorong Kampuang Ateh setelah lima tahun mondok di pesantren di Jawa Tengah. Suasana kampung Minang biasanya semarak: beduk sahur, petasan anak-anak, suara tadarus dari surau, dan aroma lamang di dapur-dapur warga. Tapi kali ini, semuanya sunyi. Jalan ke Surau Imam Bonjol—yang biasanya tak pernah sepi—kini gelap dan ditinggalkan. Orang-orang memilih shalat di rumah. Anak-anak tak lagi berani mengaji selepas Maghrib. Kakekku, Datuak Sati, seorang ninik mamak yang dituakan di kampung, hanya menggeleng saat aku tanya penyebabnya. Namun ketika aku bertanya ke Pak Caniago, muadzin surau, barulah aku dengar cerita sesungguhnya. “Makhluk itu muncul sejak sebelum Ramadhan. Hitam, tinggi, mato merah... duduk di cabang pohon waru di jalan sawah. Ndakdo urang nan ka surau malam-malam. Yang berani, jatuh sakit atau hilang akal.” Cerita itu tak membuatku gentar, malah hatiku bergolak. Surau adalah rumah Allah. Kalau warga takut lewat jalan itu, berarti ada yang s...