Langsung ke konten utama

Shalat Terus Maksiat Jalan, STMJ

Banyak orang yang mencemooh temannya sendiri ketika melakukan ibadah atau berniat baik. Biasanya yang mencemooh adalah orang yang merasa lebih baik dari orang yang dicemooh.

Ketika orang itu shalat, muncul bisik2 : Padahal kerjaannya tiap hari keluyuran. Sudah keluar masuk penjara dll.

Ketika orang itu bersedekah, muncul bisik2 : Itu kan uang haram, dia kerja aja di bank, riba semua.

Demikianlah bagaimana orang sering mengejek mereka yang masih bergelimang dosa, tapi juga masih rajin beribadah. Seolah memang mereka yang pendosa tak boleh rajin ibadah. 

Setelah membaca kisah Fudhail bin.....(lupa) dan almarhum UJE, saya sedikit tercerahkan. 

Ketika seseorang masih terjebak dalam STMJ, sebetulnya mereka seperti seseorang yang meninggalkan rumah dengan membawa kuncinya. Mereka akan selalu kembali. Bahkan bukan tidak mungkin mereka suatu saat berubah menjadi orang yang betah di rumah (orang saleh).

Ketika seseorang mengerjakan maksiat, lalu meninggalkan ibadah, sesungguhnya mereka seperti seseorang yang meninggalkan rumah, kemudian membuang kuncinya di tengah hutan rimba atau ke dalam sungai. Mereka sulit kemungkinan akan kembali. Berat.

Tapi tentu yang terbaik adalah mereka yang bersabar menjauhi maksiat dan dosa. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

5 Juli

Nayla datang untuk kontrol terakhir sebelum pernikahannya. Ia mengenakan dress putih. Cantik sekali. Katanya, ia ingin senyum terbaik di hari bahagianya. “Terima kasih, Dok. Kamu selalu sabar.” Aku ingin memeluknya, atau sekadar bilang jangan pergi… Tapi aku hanya berkata, “Senyummu… sudah sempurna sejak pertama kali kamu datang, Nay.” Itu hari terakhir aku melihatnya secara langsung.

KFC atau McD atau A&W?

Sebetulnya masih banyak ayam2 lainnya. Tapi semuanya saya kerucutkan menjadi 3 merek di atas. Dari ketiganya, saya pilih A&W.  Dulu pertama kali nyoba A&W itu bareng sepupu. Pesan paket dengan rootbeer yang bikin sepupu nanya : Assep minum bir? Ya namanya rootbeer tp isinya bukan minuman haram itu. InsyaAllah ga memabukan. Kayak soda biasa aja. Maksudnya jenia minumannya. Kalau rasanya.....hmmm unik. Mungkin lantaran di booth fastfood lain sudah pakai cocacola atau pepsi yang rasanya hampir2 mirip, jadinya pas nyobain rootbeer A&W berasa beda banget.  A&W itu rasa ayamnya unik. Entah kenapa bumbunya yang beda dengan yang lain menjadikan rasa ayamnya lebih asik di lidah. Mau yg original atau pun yang hot alias lebih pedas tidak membosankan. Tapi ini berlaku di jawa saja ya. Saya trauma nyobain A&W kalimantan timur. Soalnya rasanya beda. Semua kenangan saya akan rasa A&W jadi rusak di sana. Kalau dari segi harga, memang lebih mahal dibanding yang lain. Ma...