Langsung ke konten utama

10 Manfaat Kunyit

Kunyit sudah dikenal memiliki sifat anti-inflamasi, tetapi tahukah Anda manfaat lainnya?

Kunyit adalah sejenis tanaman bumbu yang mengandung kurkumin, yaitu senyawa antioksidan dan antiradang yang dianggap baik untuk kesehatan Anda. Kunyit memiliki beberapa manfaat kesehatan dan juga manfaat kecantikan. Penting untuk dicatat bahwa secara umum rempah-rempah membutuhkan lebih banyak penelitian lagi dan dalam beberapa kasus tidak begitu jelas jumlah spesifik yang perlu Anda konsumsi untuk mendapatkan manfaat kesehatannya. Namun, para ahli dan beberapa penelitian telah membuktikan kunyit sebagai tambahan yang sehat untuk diet Anda karena alasan di bawah ini.

1. Kunyit dapat mempercepat penurunan berat badan
Rempah2 dapat mempercepat upaya penurunan berat badan Anda. Penelitian di European Review for Medical and Pharmacological Studies , Frontiers in Farmacology , dan Endocrine, Metabolic & Immune Disorders Drug Target mengaitkan kurkumin dengan penurunan berat badan dan penurunan BMI . Meskipun meningkatkan asupan kunyit saja bukanlah strategi yang bagus untuk menurunkan berat badan, ini tetap dapat membantu Anda mengurangi peradangan yang terkait dengan obesitas dan memberi Anda sedikit peningkatan pembakaran lemak." Tetapi yang terbaik adalah mendapatkannya dari makanan, bukan dimakan langsung begitu saja. Misalnya usahakan makan lebih banyak gulai misalnya.

2. Jika Anda menderita radang sendi, kunyit mungkin bisa membantu Anda
Kurkumin adalah polifenol, yaitu sejenis antioksidan yang berkontribusi pada sifat anti-inflamasi kunyit . Beberapa penelitian, termasuk salah satunya di Journal of Medicinal Food, menunjukkan bahwa kurkumin memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit, kekakuan, dan pembengkakan pada persendian yang terkena artritis. The Arthritis Foundation bahkan menyarankan agar mereka yang menderita radang sendi dapat mencoba kapsul ekstrak kurkumin (bukan kunyit utuh) dengan dosis 500 mg, dua kali sehari. Namun, perlu diingat bahwa mengonsumsi lebih dari 500 mg kurkumin dapat menghambat penyerapan zat besi, yang sangat penting untuk produksi sel darah merah pembawa oksigen. Anda juga harus mengonsumsi kurkumin dengan lada hitam, jika tidak, tubuh Anda akan kesulitan menyerap zat tersebut. The Arthritis Foundation mencatat bahwa kunyit/kurkumin dosis tinggi dapat menyebabkan sakit perut. Mereka merekomendasikan untuk menghindarinya jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin (Coumadin), akan menjalani operasi, sedang hamil, atau menderita penyakit kandung empedu.

3. Kunyit dapat membantu memperbaiki mood Anda
Kurkumin dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh dan peradangan mungkin berperan dalam munculnya depresi. Sebuah meta-analisis dari 10 studi tentang kurkumin dan depresi yang diterbitkan pada 2019 di Critical Reviews in Food Science and Nutrition menunjukkan bahwa kunyit dapat memperbaiki gejala kecemasan dan depresi . Sebagian besar penelitian yang tersedia menunjukkan kurkumin dapat membantu mengurangi gejala depresi pada mereka yang sudah menggunakan antidepresan.

4. Gula darah Anda terlalu tinggi? Kunyit bisa membantu
Diabetes tipe 2, yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan gaya hidup, menyumbang 90 hingga 95 persen dari semua kasus diabetes. Penelitian tentang kurkumin yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition & Intermediary Metabolism menunjukkan bahwa kurkumin dapat bekerja sebagai agen hipoglikemik, yaitu menurunkan dan membantu mengontrol kadar glukosa darah (gula darah) pada penderita diabetes tipe 2. Kontrol gula darah yang baik dapat membantu mencegah komplikasi kesehatan serius yang terkait dengan diabetes , seperti neuropati (kerusakan sistem saraf) dan nefropati (penyakit ginjal).

Bannan mengatakan bahwa para peneliti telah menyarankan bahwa kurkumin juga dapat membantu mencegah atau menunda diabetes tipe 2, tetapi gagasan itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Lebih banyak uji klinis dengan manusia diperlukan untuk pemahaman yang lebih baik tentang efek kurkumin dan kunyit.

5. Kunyit dapat mencegah Alzheimer
Orang yang tinggal di India memiliki tingkat penyakit Alzheimer yang lebih rendah dibandingkan dengan Eropa dan Amerika Serikat. Alasan perbedaan tersebut rumit, dan mungkin karena sejumlah faktor. Kunyit digunakan dalam Ayurveda, sistem penyembuhan holistik yang berasal dari India ribuan tahun yang lalu dan masih populer hingga saat ini. Dan kemudian penggunaan kunyit dalam masakan India membuat para peneliti menyimpulkan, mungkinkah kunyit dapat membantu mencegah atau menunda timbulnya Alzheimer? Memang belum fix, tetapi satu teori menyatakan bahwa kurkumin dapat membantu menghambat plak yang menurut penelitian terkait dengan kerusakan neuron di otak .

Namun sudah terbukti bahwa kunyit dapat membantu daya ingat Anda. Mengonsumsi satu gram kunyit setiap hari dapat membantu daya ingat atau fungsi kognitif, terutama pada individu yang menderita pradiabetes.

6. Kunyit mungkin memiliki sifat anti kanker
Sekali lagi, sifat anti peradangan terkait dengan ini. Penelitian awal pada hewan menunjukkan mungkin ada hubungan antara efek meredakan peradangan kurkumin dan kanker. Kurkumin dianggap memiliki sifat antioksidan, yang berarti dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan. Meskipun penelitian pada hewan tidak selalu diterjemahkan sama dengan ke manusia, tapi penelitian terus dilakukan untuk mengungkap manfaat kurkumin dan dampaknya terhadap kanker pada manusia. Sebuah ulasan 2019 di Nutrients mencatat bahwa kurkumin tampaknya memiliki potensi antikanker karena mengganggu jalur pensinyalan sel dalam sel kanker dan sedang terus diselidiki dalam sejumlah uji klinis. Para penulis mencatat bahwa studi tambahan dan uji klinis masih diperlukan. 

7. Kunyit dapat membantu meringankan efek infeksi usus besar dan kolitis
Mereka yang menderita iritasi usus besar sering merasa kram perut, kembung, diare, dan banyak masalah usus lainnya. Kunyit berpotensi meredakan beberapa ketidaknyamanan ini. Menurut meta-analisis penelitian 2018 di Journal of Clinical Medicine yang mengamati orang yang memakai obat mesalamine untuk mengobati kolitis ulserativa menunjukkan bahwa kurkumin lebih baik dibanding plasebo dalam mengurangi gejala infeksi usus besar. Kolitis ulserativa adalah penyakit radang usus serius yang menyebabkan tukak di saluran pencernaan karena reaksi autoimun.

8. Kunyit bisa menurunkan kadar kolesterol
Efek kunyit pada kadar kolesterol agak tidak konsisten. Namun kunyit tampaknya menurunkan kadar lemak darah yang disebut trigliserida. Trigliserida adalah sejenis lemak yang terbentuk dalam darah Anda ketika Anda makan lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar. Seiring waktu, mereka dapat menumpuk dan bekerja sama dengan kolesterol jahat yang disebut LDL. Bersama-sama, keduanya dapat mengeraskan dinding arteri Anda, meningkatkan kemungkinan stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular. Penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kunyit dan kurkumin memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak. Sekali lagi, ini membutuhkan penelitian dan analisis lebih lanjut, tetapi ada potensi.

9. Kunyit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular adalah pembunuh utama di seluruh dunia, menurut WHO. Meskipun banyak faktor yang berkontribusi terhadap stroke dan penyakit jantung, salah satu masalah yang paling menonjol adalah peradangan. Sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam Biotechnology Advances menunjukkan bahwa kurkumin bisa untuk mencegah atau mengobati penyakit kardiovaskular . Studi lain menunjukkan bahwa efek anti-inflamasi kunyit dapat membantu mencegah penyakit arteri. Penelitian terbaru menunjukkan kurkumin dapat melindungi jantung dari iskemia, yaitu suplai darah yang tidak memadai ke suatu organ atau bagian tubuh, terutama otot di dalam jantung. (Berikut adalah 30 cara lagi untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke .)

10. Kunyit dapat memblokir molekul berbahaya masuk ke tubuh Anda
Kurkumin dapat menjinakkan molekul oksigen tidak stabil yang dikenal sebagai radikal bebas. Antioksidan seperti kurkumin melindungi kita dari radikal bebas dengan menetralkan molekul berbahaya tanpa menjadi radikal bebas itu sendiri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Ada Gigi yang Ditambal Langsung, Ada yang Tidak?

Tidak semua gigi bisa langsung ditambal karena kondisi kerusakan setiap gigi berbeda-beda. Berikut alasan utama kenapa ada yang bisa langsung ditambal dan ada yang tidak: 1. Tingkat Kerusakan Gigi Bisa langsung ditambal: Jika lubang pada gigi masih kecil atau sedang, dan tidak mencapai saraf gigi. Tidak bisa langsung ditambal: Jika lubangnya terlalu dalam, atau sudah mengenai saraf (pulpa), maka harus dilakukan perawatan saluran akar dulu sebelum ditambal. 2. Infeksi atau Nyeri Hebat Gigi yang bernanah, bengkak, atau sakit berdenyut tidak bisa langsung ditambal. Harus diobati dulu infeksinya. Menambal langsung bisa “mengurung” bakteri di dalam, dan itu memperparah kondisi gigi. 3. Kebutuhan Perawatan Lanjutan Dalam beberapa kasus, dokter perlu membersihkan lubang gigi secara bertahap atau dilakukan perawatan saluran akar sebelum tambalan permanen. 4. Struktur Gigi yang Tersisa Kalau kerusakan terlalu besar, tidak cukup kuat hanya ditambal. Bisa jadi perlu dibuat mahkota gigi (crown). J...

19 Oktober 2023

Hari ini aku dapat kabar… Nayla meninggal. Kecelakaan. Dunia seperti ikut berhenti bersamaku. Aku datang ke pemakamannya. Berdiri di antara orang-orang yang mencintainya secara nyata, sedangkan aku? Aku hanya bayang-bayang di sudut kenangan. Tak ada yang tahu, bahkan ia pun tak pernah tahu… aku menyayanginya lebih dari yang bisa kupahami.