Camilan asin ini ditemukan pada tahun 1853 oleh seorang pria bernama George Crum.
Crum adalah seorang koki di Moon Lake Lodge Resort yang megah di Saratoga Springs, New York.
Kentang goreng adalah daya tarik yang populer di restoran. Tetapi salah satu pelanggan mengeluh bahwa kentang gorengnya terlalu tebal.
Ketika Crum menghasilkan potongan yang lebih tipis, pelanggan yang cerewet sekali lagi memprotes lebar dan tekstur kentang hasil penggorengannya.
Pada upaya ketiganya, Crum dengan sengaja membuat kentang goreng yang terlalu tipis dan renyah, dan tidak bisa dimakan dengan garpu, dalam upaya untuk menyiksa pelanggan yang rewel ini.
Pelanggan itu secara mengejutkan senang dengan hasilnya dan Crum menyadari bahwa dia memiliki sesuatu yang istimewa di tangannya.
Crum menyebut karyanya yang renyah itu sebagai "Keripik Saratoga,", yang ditawarkan di restoran-restoran di pantai timur dan akhirnya masuk ke toko kelontong pada tahun 1895.
Kepada Yth. Saudara Ir. H .Joko Widodo. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ruslan Buton, mewakili suara seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, saya melihat tata kelola berbangsa dan bernegara yang begitu sulit dicerna akal sehat untuk dipahami oleh siapapun. Kebijakan-kebijakan saudara selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini. Suka atau tidak suka, di era kepimimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak bisa saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandra oleh kepentingan para elit politik. Disini saya tidak akan memaparkan kebijakan-kebijakan saudara yang lebih banyak merugikan ...
Komentar
Posting Komentar