Setiap orang memiliki pandangan tersendiri mengenai makna harga diri. Tapi, ada tiga pilar dasar dalam harga diri, yaitu rasa kebermanfaatan diri, kontrol diri dan rasa aman.
Kebermanfaatan diri adalah seberapa besar kita merasa bermanfaat. Masyarakat kita menekankan pilar ini secara berlebihan. Kita pasti akan dihargai apabila memiliki pekerjaan yang terpandang atau kemampuan kita diakui di tempat kerja.
Kontrol diri berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu sesuai kemauan. Harga diri akan tinggi jika hal ini terpenuhi. Seorang lulusan sekolah ternama - yang dipandang langka - akan dianggap lebih terhormat dan berharga. Padahal, ada juga orang yang merasa lebih rendah daripada mereka yang tumbuh dan berlarian dengan bebas di desa. Ini terjadi ketika dia merasa tidak memiliki kontrol terhadap hidupnya sendiri.
Rasa aman merupakan dasar dari harga diri. Ada orang-orang yang merasa puas walaupun tidak memiliki apa-apa. Mereka mampu merasa nyaman dan aman. Sementara, orang yang masih menyimpan trauma atau kekurangan cinta tidak mungkin merasa aman. Begitu pula dengan orang yang alergi dengan kesendirian.
Harga diri umumnya dianggap sebagai kadar cinta terhadap diri sendiri, dan ini benar. Orang yang merasa tidak berguna, tidak bisa mengontrol dirinya, dan hatinya gelisah akan sulit mencintai dirinya sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, rasa cinta terhadap diri sendiri dapat menjadi tolok ukur untuk menakar porsi harga diri.
Komentar
Posting Komentar