Langsung ke konten utama

Tiga Pilar Dasar Harga Diri

 Setiap orang memiliki pandangan tersendiri mengenai makna harga diri. Tapi, ada tiga pilar dasar dalam harga diri, yaitu rasa kebermanfaatan diri, kontrol diri dan rasa aman.


Kebermanfaatan diri adalah seberapa besar kita merasa bermanfaat. Masyarakat kita menekankan pilar ini secara berlebihan. Kita pasti akan dihargai apabila memiliki pekerjaan yang terpandang atau kemampuan kita diakui di tempat kerja.


Kontrol diri berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu sesuai kemauan. Harga diri akan tinggi jika hal ini terpenuhi. Seorang lulusan sekolah ternama - yang dipandang langka - akan dianggap lebih terhormat dan berharga. Padahal, ada juga orang yang merasa lebih rendah daripada mereka yang tumbuh dan berlarian dengan bebas di desa. Ini terjadi ketika dia merasa tidak memiliki kontrol terhadap hidupnya sendiri.


Rasa aman merupakan dasar dari harga diri. Ada orang-orang yang merasa puas walaupun tidak memiliki apa-apa. Mereka mampu merasa nyaman dan aman. Sementara, orang yang masih menyimpan trauma atau kekurangan cinta tidak mungkin merasa aman. Begitu pula dengan orang yang alergi dengan kesendirian.


Harga diri umumnya dianggap sebagai kadar cinta terhadap diri sendiri, dan ini benar. Orang yang merasa tidak berguna, tidak bisa mengontrol dirinya, dan hatinya gelisah akan sulit mencintai dirinya sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, rasa cinta terhadap diri sendiri dapat menjadi tolok ukur untuk menakar porsi harga diri.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Itu Gara2 Ulah Manusia Sendiri

Judul artikel ini merujuk pada ayat Al Quran. Tapi kenyataannya memang demikian. Beberapa masalah yang akhir2 ini diributkan orang justru penyebabnya mereka sendiri. Maraknya begal dan pembunuhan. Lah udah disuruh hukum potong tangan, hukum mati jika si begal membunuh, dilakukan di depan umum supaya ada efek jera, eh malah ga dikerjakan. Jadilah begal2 itu residivis kambuhan. Bukannya masyarakat yang dilindungi, justru si begal yang terlindungi dari hukuman berat. Susahnya cari tanah kuburan. Lah udah dibilang sama Rasulullah kuburan seorang muslim itu cuma tanah aja, ga pake pertanda apa2, apalagi sampai dibikinin nisan+bangunan di atasnya. Tapi ya kok tetap pada ngeyel? Pembangunan tidak merata. Lah udah dibilang bikin bangunan atau rumah ga boleh menghalangi matahari ke rumah tetangga, ini malah berlomba bangun pencakar langit. Jadinya? Ya numpuk di Jakarta. Mau ngeluh banjir? Macet? Ngeyel sih. Pelecehen seksual merajalela. Lah udah diajarin syarat nikah itu suka sama ...

5 Juli

Nayla datang untuk kontrol terakhir sebelum pernikahannya. Ia mengenakan dress putih. Cantik sekali. Katanya, ia ingin senyum terbaik di hari bahagianya. “Terima kasih, Dok. Kamu selalu sabar.” Aku ingin memeluknya, atau sekadar bilang jangan pergi… Tapi aku hanya berkata, “Senyummu… sudah sempurna sejak pertama kali kamu datang, Nay.” Itu hari terakhir aku melihatnya secara langsung.

KFC atau McD atau A&W?

Sebetulnya masih banyak ayam2 lainnya. Tapi semuanya saya kerucutkan menjadi 3 merek di atas. Dari ketiganya, saya pilih A&W.  Dulu pertama kali nyoba A&W itu bareng sepupu. Pesan paket dengan rootbeer yang bikin sepupu nanya : Assep minum bir? Ya namanya rootbeer tp isinya bukan minuman haram itu. InsyaAllah ga memabukan. Kayak soda biasa aja. Maksudnya jenia minumannya. Kalau rasanya.....hmmm unik. Mungkin lantaran di booth fastfood lain sudah pakai cocacola atau pepsi yang rasanya hampir2 mirip, jadinya pas nyobain rootbeer A&W berasa beda banget.  A&W itu rasa ayamnya unik. Entah kenapa bumbunya yang beda dengan yang lain menjadikan rasa ayamnya lebih asik di lidah. Mau yg original atau pun yang hot alias lebih pedas tidak membosankan. Tapi ini berlaku di jawa saja ya. Saya trauma nyobain A&W kalimantan timur. Soalnya rasanya beda. Semua kenangan saya akan rasa A&W jadi rusak di sana. Kalau dari segi harga, memang lebih mahal dibanding yang lain. Ma...