Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Mati Dulu

Hidup kadang terasa berat. Tapi betulkah hidup anda adalah yang terberat? Betulkah kematian lebih layak bagi anda? Betulkah? Allah menciptakan kita semua setara (mungkin anda bisa baca artikel saya tentang kesetaraan gender untuk memahami "setara"). Anda pikir yang kaya itu bahagia? Belum tentu. Ada banyak orang di sekitar saya yang kehilangan motornya, itu sebanding dg hampir setengah kekayaannya, dan santai2 saja. Namun, beberapa kali saya dengar bule superkaya yang perusahaannya bangkrut dan akhirnya bunuh diri. Menjadi miskin bukan berarti anda sedang di neraka dunia. Boleh jadi tidur anda lebih nyenyak dibanding pimpinan perusahaan ternama yang punya kasur super empuk. Anda pikir jadi presiden itu senang? Setiap hari anda harus mendengar kritikan dari orang, dan.....percayalah......itu tidak akan menyenangkan. Bersyukur sajalah karena Allah menciptakan kita semua sepadan. Mereka yang gampang bergaul, punya banyak teman, kadang pusing dililit utang. Masih ingat ora...

Intimidasi Ala Ahokers

Setelah kebingungan saya beberapa waktu lalu perihal "intimidasi" yang dimaksud Ahokers. Akhirnya terjawab oleh ceramah Dr. Zakir Naik. Intimidasi yang dimaksud adalah "rasa malu". Misalnya begini, kalau ada ustadz atau orang alim yang masuk ke restoran, dia ngaji sambil nunggu makanan, ahoker muslim ada di sebelahnya, pasti si alim dituduh mengintimidasi. Karena sebetulnya ahoker muslim yang harusnya tak masalah dengan lantunan ayat suci ini merasa malu, segan. Demikian juga jika sekumpulan model, artis berbaju seksi, kedatangan seorang ustadzah bergamis, mereka semua akan merasa "terintimidasi". Mereka malu karena merasa bersalah, berdosa. Begitu pula jika penjahat merasa terintimidasi jika ada polisi di dekat mereka. Orang jahat akan selalu merasa terintimidasi dengan keberadaan orang baik, karena dosa2 mereka. Jadi saya sudah sedikit paham apa yang dimaksud "intimidasi" saat pilkada dki kemarin. Tak ada yang "mendekat dan memuku...

Manusia Tak Bersyukur

Jakarta punya sejarah panjang. Gubernurnya pun sudah silih berganti. Tapi setahu saya belum satupun yang korupsi atau......terbukti korupsi. Setahu saya cuma 2 orang kafir yang pernah menjabat gubernur jakarta. Keduanya pun tak lama. Lalu kenapa masyarakat Jakarta anti gubernur muslim? Jakarta bisa jadi sebagus yang anda tinggali saat ini tentunya jasa pemimpin2 muslim itu juga. 2 orang kafir lebih hebat? Mana datanya? Bang Yos juga kalah donk? Silakan sebutkan nama gubernur jakarta muslim yang korupsi. Hubungi saya kalau sudah ketemu. Yang divonis lho ya, bukan sekedar bacotan anda semata. Lalu kenapa masyarakat Jakarta anti gubernur muslim? Tapi fenomena ini bukan hal baru. Allah sudah katakan dalam Al quran mengenai fenomena orang2 tak bersyukur. Sesama muslim diludahi, padahal sama sekali tak buruk. Kafir dipuja2 padahal tak lebih baik. Coba anda cari daftar koruptor terbesar di Indonesia. Apa agama mereka. Masih ingat kata "Tansil"? Koruptor yang kabur ke luar nege...

Emansipasi Wanita

Makin banyak wanita yang petantang petenteng dengan dalih emansipasi atau feminisme. Perempuan bisa melakukan apa yang pria lakukan. Sedangkal itulah pandangan mereka tentang kesetaraan pria dan wanita. Izinkan saya menjelaskan kesetaraan menurut pandangan saya. Wanita dan Pria tidak sama. Tidak akan pernah sama. Tidak ada wanita yang bisa mengalahkan Christiano Ronaldo atau Lionel Messi dalam bermain bola. Tidak ada juga wanita yang bisa mengKO Pacquiao. Kalau ada wanita yang tersinggung dg klaim saya ini, silakan buktikan sendiri. Saya malah senang bisa menyaksikannya jika itu terjadi. Makanya laki2 memberi ruang yang berbeda antara perempuan dan laki2 dalam olahraga. Karena wanita tak akan bisa mengimbangi pria. Lalu bagaimana bisa setara? Menurut saya kesetaraan berarti "sama penting". Wanita tidak akan bisa menaklukan pria sebagaimana bayangan dangkal orang2 barat. Sampai kiamat pun. Tapi wanita bisa menundukan pria untuk mengikuti kemauannya dalam bentuk yang Mat...

Bedanya "Muslim" dan "Baru Muslim"

Mungkin pada bingung sama judul di atas. Iya maksudnya, apa bedanya muslim sejati, ulama, alim, dengan "baru muslim", yaitu orang2 yang baru mendapat hidayah alias "berhijrah" kalau kata orang2 kekinian. Sebelumnya mohon artikel ini jangan salah ditanggapi sebagai "anti hijrah". Justru saya senang banyak artis atau sahabat yang "hijrah". Namun tentu segala sesuatu ada kekurangan yang harus diperbaiki. Dan kewajiban seorang muslim untuk saling menasehati dalam kebaikan. Pertama, mereka yg hijrah sering "berkacamata kuda" dalam mengambil dalil. Apa yang dikatakan ustadz atau gurunya atau website panutannya, itulah yang benar. Selain itu......haram. Padahal yang harus dilakukan ketika mendengar pendapat org lain adalah menyelidiki dulu keabsahan pijakan dalilnya. Kalau sah, meski beda, layak diterima sebagai perbedaan yang wajar. Bukannya didebat panjang lebar. Berkaitan dengan hal di atas, Baru Muslim juga sering memancing perdebat...

Intimidasi Pilkada?

Entah pendukung calon gubernur ini tidak memahami kata "intimidasi" atau memang terjadi. Lucunya stasiun TV RAMES milik Chaerul Tanjung mengangkat isu intimidasi saat pencoblosan ini. Rasanya hampir mustahil untuk mengintimidasi. Bagaimana tidak, anda sendirian di dalam kotak suara. Selesai mencoblos pun bisa pulang ke rumah anda masing2. Jadi meskipun di luar tps orang berkumpul sambil bawa senjata mengancam anda, di dalam kotak suara kan anda bebas. Lalu dimana pengaruh intimidasi tersebut? Kecuali anda tolol atau pengecut sekelas babi. Andaipun hasilnya si calon kalah, pendukungnya yang ngumpul di luar tidak akan semudah itu mengamuk. Toh anda sudah berada di rumah. Rumah anda dikunci dan dindingnya pun beton. Andai pendukung Anies merusak rumah anda. Anda bisa lapor polisi. Kalau anda tidak tolol, tentu anda tahu kalau pihak berwajib akan dengan sangat senang hati mengusut kasus itu jika memang terjadi. Lalu mana intimidasinya? Mudah2an si TV RAMES akan tetap mengi...

Orang Indonesia Anti Nyontek, Plagiat

Entah stasiun tvnya yang salah "quote" atau memang pelajar Indonesia itu luar biasa. Anti plagiat, anti nyontek. Bahkan saat marak "nyontek massal" saat UN, pelajar Indonesia tidak setuju. Hal ini terbukti dari petikan wawancara terhadap salahseorang mahasiswa yang mendemo rektor di kampusnya untuk segera melepaskan jabatan. Alasannya? "Karena sudah bertindak buruk, salah satunya adalah penerapan aturan kemahasiswaan yang copy paste dari UNAND." Entah tvnya yang salah quote, karena tidak ada lanjutannya. Padahal sy merasa memang copypaste dari institusi lain, meskipun itu baik, tidak boleh dilakukan. Mencontoh sesuatu yang baik itu tidak disukai oleh pelajar Indonesia, apalagi setingkat mahasiswa. Apa yang penting itu adalah asli, meskipun butuh waktu seribu tahun untuk mencapainya. Ibarat kata, orang Indonesia tidak akan mencontek perakitan mobil dari Jepang atau Amerika. Mereka akan berusaha untuk menemukan sendiri, bahkan mengulangi kembali prose...